Take Home Pay : Penjelasan dan Cara Menghitungnya

0
720
Take Home Pay : Penjelasan dan Cara Menghitungnya
Take Home Pay : Penjelasan dan Cara Menghitungnya

Take Home Pay : Penjelasan dan Cara MenghitungnyaUntuk orang yang banyak bekerja dengan sistem penggajian karyawan seperti personalia, HR maupun wiraswasta yang memiliki karyawan, istilah take home pay bukan lagi hal yang asing di telinga. Bahkan untuk beberapa karyawan pun istilah ini sudah sangat familiar karena sering juga muncul dalam slip gaji nya.

Take home pay adalah komponen penggajian yang berbeda dengan gaji pokok, dimana take home pay adalah hasil gaji yang sudah disesuaikan dengan komponen yang lainya. Banyak yang salah mengartikan bahwa take home pay sama dengan gaji pokok atau komponen gaji lainya. Padahal take home pay memiliki arti tersendiri.

Mari kita bahas tentang take home pay bersama di ulasan berikut ini.

 

Take Home Pay

Take home pay adalah hasil perhitungan gaji bersih yang diterima karyawan dari jumlah gaji karyawan yang disesuaikan dengan komponen gaji lainya. Seperti yang kita ketahui bahwa komponen gaji tidak hanya dari gaji pokok saja, melainkan ada beberapa tambahan dan juga potongan.

Misalnya seorang karyawan mendapatkan potongan pajak gaji dan juga denda keterlambatan juga tambahan gaji transport, makan siang dan tunjangan. Maka jumlah take home pay adalah gaji yang sudah disesuaikan dengan tambahan dan potongan gaji karyawan tadi yang bisa diterima karyawan.

Jika gaji pokok adalah gaji utama yang belum disesuaikan dengan tambahan dan potongan maka take home pay ini jumlah gaji bersih yang sudah disesuaikan.

Jadi jangan kaget ya jika Anda mendapati take home pay perbulannya bisa berbeda, hal ini dikarenakan disesuaikan dengan potongan atau juga tambahan gaji dalam satu bulan kerja.

fitur payroll

Baca Artikel Mengenai Penggunaan UMR untuk Standar Gaji Karyawan

 

Komponen yang Mempengaruhi Take Home Pay

Seperti yang kita tuliskan di atas, jumlah take home pay tergantung dengan beberapa komponen di dalamnya. Komponen gaji yang akan mempengaruhi jumlah dari take home pay yang akan diterima adalah

1. Tunjangan

Tunjangan karyawan akan mempengaruhi jumlah take home pay yang akan diterima karyawan. Ada beberapa tunjangan yang bisa diterima karyawan sehingga bisa menambah jumlah take home pay tersebut.

Tunjangan karyawan
Tunjangan karyawan

Selanjutnya tunjangan karyawan bisa berupa uang lembur juga uang THR dan lainya. Beberapa komponen tunjangan ini akan mempengaruhi jumlah take home pay yang diterima karyawan.

2. Potongan

Potongan karyawan juga menjadi salah satu hal yang akan mempengaruhi jumlah take home pay. Jumlah take home pay dihasilkan setelah dikurangi dengan beberapa potongan.

Potongan Gaji Karyawan
Potongan Gaji Karyawan

Jadi tambahan dan beberapa potongan di atas akan sangat mempengaruhi jumlah take home pay yang didapatkan karyawan. Jumlah  take home pay yang Anda dapatkan bulan ini dengan denda keterlambatan lebih banyak pasti akan berbeda dengan jumlah take home pay dengan denda keterlambatan nihil.

 

Cara Menghitung Take Home Pay

Untuk menghitung take home pay cukup mudah dilakukan. Umumnya rumus dasar yang digunakan adalah

Take Home Pay = (Gaji Pokok Karyawan + Pendapatan Tambahan) – (Potongan)

Cara menghitung take home pay

Keterangan :

  1. Gaji pokok : gaji utama karyawan yang telah disepakati dalam masa kerja tertentu
  2. Pendapatan tambahan : tunjangan yang diterima karyawan di luar gaji pokok
  3. Potongan gaji : potongan gaji sesuai kondisi karyawan (kasbon, pajak, BPJS dan lainya)

Dengan rumus dasar seperti di atas dapat disesuaikan dengan penghitungan gaji dan untuk menemukan take home pay karyawan.

 

Contoh Menghitung Take Home Pay

Mari kita mempermudah memahami tentang take home pay dengan beberapa contoh kasus. Diantaranya adalah

Contoh 1 :

Ika adalah salah satu karyawan bank di Surabaya, dimana ia memiliki gaji pokok Rp 3.500.000/bulan. Setiap harinya kantor Ika memberikan biaya makan siang Rp 15.000 dan uang transport Rp 300.000/bulan. Dari gaji Ika, juga ada potongan BPJS Kesehatan Rp 100.000/bulannya dan BPJS Ketenagakerjaan Rp 97.000/bulan. Take home pay yang diterima Ika tiap bulannya adalah?

Take home pay Ika :

(gaji pokok + tambahan penghasilan) -(potongan)

(gaji pokok Ika + uang makan siang + uang transport) – ( potongan BPJS)

(3.500.000 + 375.000 + 300.000 ) – ( 100.000 + 97.000)

(3.875.000) – 197.000

3678.000

Jadi take home pay yang didapatkan Ika berdasarkan kasus di atas adalah Rp 3.678.000.

Contoh 2 :

Fandi adalah karyawan perusahaan di Semarang dengan gaji Rp 4.000.000/bulan. Di perusahaan Fandi setiap ada keterlambatan maka akan ada pemotongan gaji 20.000. Fandi juga ada tambahan tunjangan kerja lapangan Rp 100.000 setiap kali bertugas di survey lapangan. Jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan juga diberikan dengan potongan ke gajinya sebesar Rp 100.000 dan Rp 150.000.

Bulan ini Fandi kena potongan terlambat 6 kali dan ia pergi tugas ke lapangan 5x. Berapa nilai take home pay yang diterima Fandi?

Take home pay Fandi :

(gaji pokok + tambahan penghasilan) -(potongan)

(gaji pokok Fandi +  uang transport lapangan) – ( potongan BPJS + Keterlambatan)

(Rp 4.000.000 + (Rp 100.000 x 5))  – (Rp 100.000 + Rp 150.000 + (20.000 x 6))

(4.000.000 + 500.000) – (250.000 + 120.000)

(4.500.000) – (370.000)

(4.130.000)

Jadi Fandi menerima Rp 4.130.000 di bulan tersebut.

Baca Juga Artikel Tentang Mengenal Metode Penggajian Payroll

 

Hitung Take Home Pay dengan Mudah Menggunakan Aplikasi HRIS Kantor Kita!

Hitung take home pay dengan mudah menggunakan aplikasi HRIS Kantor Kita. Aplikasi yang cukup lengkap untuk membantu HR mengelola kebutuhan absensi karyawan sampai dengan penghitungan gaji secara otomatis.

Aplikasi Slip Gaji Online
Aplikasi Slip Gaji Karyawan Online Kantor Kita

Kini menghitung gaji dan merekap absensi karyawan tidak perlu manual lagi, sudah lengkap ada di aplikasi absensi android Kantor Kita!

Anda bisa mencoba aplikasi Kantor Kita secara gratis selama 15 hari dengan mencoba trial Kantor Kita. Daftar segera dan coba semua fiturnya!

Sekian informasi hari ini tentang take home pay dari Kantor Kita, semoga bermanfaat!

Previous articleKerepotan Mengajukan Cuti Kerja? Aplikasi Absensi Online Solusinya
Next articleManajemen Perusahaan : Definisi Dan Cara Penerapannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here