Tips Wawancara HRD Dan Contoh Pertanyaannya

0
1961
Tips Wawancara HRD Dan Contoh Pertanyaannya
Tips Wawancara HRD Dan Contoh Pertanyaannya

Tips Wawancara HRD Dan Contoh PertanyaannyaWawancara kerja adalah salah satu tahapan yang cukup krusial untuk kandidat. Umumnya tahapan wawancara ini berkala, mulai dari wawancara umum sampai jika sudah lolos baru wawancara HRD dan user.

Bahkan tahapan wawancara HRD ini menjadi satu penentu apakah kandidat akan berhasil masuk di perusahaan tersebut. Jadi seperti apa sih wawancara HRD itu? Bagaimana prosesnya? Hari ini mimin Kantor Kita mau memberikan tips nih untuk wawancara kerja bersama HRD.

Perhatikan tips ini untuk memudahkan kamu dalam melakukan wawancara ya!

Wawancara HRD

Sebelum lebih dalam mengenal wawancara hrd, akan lebih baik jika kita tahu lebih dulu apa sih tujuan dari wawancara HRD ini.

Tujuan wawancara HRD adalah mengenal diri kamu secara umum, menilai bagaimana karakter yang kamu miliki dan membandingkan apakah kandidat cocok kerja di lingkungan perusahaan tersebut.

Penilaian karakter ini bukan hanya umum saja lho, namun lebih dalam yaitu tentang dari attitude atau tata krama, kepribadian ketika ada masalah/tekanan, karakter dalam berteman dan berkoordinasi. Jika sekiranya karakter yang kamu miliki bisa masuk dalam lingkungan kerja perusahaan, maka tidak menutup kemungkinan akan lolos ke tahapan berikutnya.

Wawancara HRD ini agak tricky lho, banyak yang dinilai dan diperhatikan tanpa kamu sadari. Dan ya.. tentu saja hasil penilaian akan memengaruhi nilai kamu.

Tips Wawancara HRD

Agar lebih lancar dan mulus dalam melakukan wawancara HRD (ngelink di halaman ini) , kamu bisa memahami tips berikut ini. Apa saja sih?

1. Datang Tepat Waktu

Salah satu hal yang dinilai HRD dari kamu adalah tentang manajemen waktu. Hal ini bisa dilihat dari waktu kedatangan saat hari wawancara.

Hal ini sangat tricy bahkan banyak kandidat yang tidak tahu bahwa ketepatan waktu datang sangat diperhatikan dan dinilai.

Bagaimana HR menilai ketepatan waktu ini?

Ada beberapa cara HR dalam menilai ketepatan waktu kamu saat hari wawancara. 1). Bekerja sama dengan resepsionis untuk menilai waktu kedatangan  ; 2) memberikan absensi kedatangan yang berisi informasi nama dan waktu kedatangan ; 3) jika wawancara dilakukan secara online, HR menilai waktu join video conference kandidat.

Untuk perusahaan yang memiliki culture perusahaan yang ketat dan disiplin tentunya ketepatan waktu menjadi point penting dan mutlak harus dimiliki.

Jadi untuk berjaga-jaga, siaplah 15 menit sebelum wawancara dilakukan ya! Agar lebih aman.

2. Komunikatif

Sifat komunikatif juga diperlukan untuk menilai kandidat. Banyak HR yang lebih menyukai kandidat yang komunikatif.

Bagaimana sih sifat komunikatif itu?

Sebagai kandidat kamu tidak selalu harus diam dan menunggu pertanyaan, namun kamu bisa mengajukan pertanyaan namun yang jelas dan tetap sopan sehingga ada komunikasi dua arah antara kandidat dan HRD.

Misalnya:

“Selamat pagi bapak/ibu, bolehkah saya duduk?” saat kamu masuk di ruang wawancara dan belum dipersilahkan duduk.

“Maaf pak/bu apakah saya boleh membuka handphone untuk memperlihatkan karya saya” saat HRD meminta kamu memperlihatkan karya yang dimiliki dan berbentuk digital.

Jadi sikap komunikatif itu perlu ya dalam melakukan wawancara dengan HRD. Pasif dan mematung juga tidak baik sehingga buatlah wawancara berjalan secara natural. Jangan lupakan sopan santun dan alur yang jelas ya!

3. Sopan Santun

Sopan santun menjadi nilai mutlak dimanapun kamu berada dan di perusahaan apa. Walau perusahaanya memiliki cultur kerja yang santai seperti perusahaan startup namun attitude tetap dibutuhkan.

Jangan sampai terlupa ya dengan sopan santun. Jangan lupa ucap salam, Bahasa tubuh yang santun, Bahasa yang sopan, dan akhiri dengan salam juga terimakasih. .

Sopan santun ini berasal dari kebiasaan, maka biasakanlah bertindak sopan santun.

4. Penjelasan Kelebihan dan Kekurangan

Hal yang tricky selanjutnya adalah tentang ketika HR menanyakan tentang kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki.

Kelebihan

Ketika menjawab tentang kelebihan, jangan cenderung menceritakan sesuatu hal yang kamu miliki secara berlebihan.

Akan lebih baik jika kelebihan kamu bisa dibuktikan dengan angka atau pendukung lainya.

Misalnya :

“kelebihan saya adalah saya sangat suka di bidang IT saat ini, saya pernah mengikuti beberapa kursus online dan juga mengikuti kompetisi dibidang ini. Berikut lampirannya. Dengan kecintaan saya terhadap IT saya berharap bisa bekerja maksimal di bidang IT

Atau

saya memiliki rasa memimpin yang tinggi, hal ini bisa dilihat dari track record saya yang menjadi beberapa ketua di beberapa organisasi misalnya OSIS, Jurnalistik, KIR dan lain sebagainya”

Nah seperti itulah beberapa contoh menuliskan kelebihan ketika kita sedang di wawancara oleh HRD.

Jelas, tidak bertele-tele dan akan lebih baik jika bisa dibuktikan.

Kekurangan :

Menjawab kekurangan diri saat diwawancarai HRD juga memiliki trick sendiri. Kok bisa? Bagaimana triknya?

Ketika menjawab soal kelebihan jangan berlebihan agar tidak cenderung sombong, maka untuk menjawab kekurangan kamu perlu memberikan solusi atas kekurangan kamu.

Maksudnya gimana?

“kekurangan yang dimiliki adalah saya cukup kesulitan jika bekerja dengan angka, namun hal ini menurut saya bukan menjadi masalah karena saya melamar menjadi penulis konten yang jarang bekerja dengan angka

atau

“saya cenderung lebih pendiam dan pasif jika di pergaulan, namun jika bekerja saya cenderung berupaya agar komunikasi tentang pekerjaan tetap lancar”

Nah seperti itu ya contohnya.

Apa sih tujuan HRD menanyakan hal ini? Hal ini karena HRD ingin mengetahui lebih dalam bagaimana kamu mengenali dirimu sendiri.

5. Bertanya Balik

Untuk menilai keaktifan kandidat, HRD juga menilai ketika kandidat bertanya.

Bertanya di akhir sesi adalah hal yang ternyata masih asing untuk para peserta wawancara. Padahal ini menjadi point penting dan bahkan bisa menambah penilaian HR atas kamu.

Sangat wajar dan bahkan lebih baik jika kandidat bertanya. Di akhir wawancara HRD akan bertanya “ada yang perlu ditanyakan?”

Ada beberapa pertanyaan yang bisa kamu tanyakan di akhir sesi wawancara.

“apakah saya memiliki tim kerja  jika berhasil masuk di perusahaan X?”

“apakah ada aturan memakai seragam dan berpakaian?”

“bagaimana dengan sistem penilaian kerja di perusahaan X?”

Dan lain sebagainya.

Jadi jangan hanya diam ya! Tunjukkan kamu juga memiliki ketertarikan di bidang tersebut.

6. Jangan Memberikan Komentar Buruk Untuk Perusahaan Lama

Jika kamu sudah pernah bekerja sebelumnya, HRD akan menanyakan “apa yang membuat kamu resign dari kantor lama dan memilih melamar kerja disini?”

Nah pada saat seperti ini, kamu perlu untuk menjawab jujur dan hindari kalimat yang cenderung mengjelekkan kantor lama kamu.

Menjelekkan hanya akan menampilkan kepribadian kamu yang sesungguhnya. Dan bahkan menjadi poin buruk untuk nilai kamu.

Itulah beberapa tips wawancara HRD dari Kantor Kita. Semoga dengan tips ini cukup membantu kamu untuk menemukan perusahaan yang terbaik.

Contoh Pertanyaan HRD

Apa saja sih pertanyaan yang sering di tanyakan HRD ketika sedang wawancara dengan kita? lihat list berikut.

  1. “apakah sudah mengetahui pekerjaan yang dipilih dan bagaimana tugasnya?”
  2. “bagaimana tipe kerja yang nyaman untuk kamu?”
  3. “ceritakan kelebihan dan kekurangan kamu”
  4. “bagaimana jika bekerja dalam tekanan?”
  5. “apakah bisa bekerja dengan target?”
  6. “ceritakan pengalaman kerja maupun organisasi kamu”
  7. “alasan kenapa kami harus menerima kamu?”
  8. “berapa gaji kerja yang kamu harapkan?”

Jadi seperti itulah contoh pertanyaan HRD yang banyak muncul dan ditanyakan kepada kandidat. Jangan lupa untuk mempelajari pertanyaan ini ya!

Kelola Karyawan dengan Mudah Menggunakan Kantor Kita

Kelola karyawan dengan mudah menggunakan software HR dari Kantor Kita. Software yang berisi banyak fitur lengkap untuk membantu HRD dalam mengelola karyawan. Mulai dari urusan administrasi, absensi online sampai dengan penggajian.

Aplikasi absensi
Aplikasi absensi Kantor Kita

Tertarik menggunakan software HRIS dari Kantor Kita? cek informasi lengkapnya dengan langsung menghubungi Kontak Kantor Kita untuk kenyamanannya.

Itulah penjelasan tentang tips wawancara HRD dan contoh pertanyaan HRD untuk kalian semua, semoga bisa mempelajarinya dengan baik dan juga membantu kamu dalam menjalani wawancara hr!

Previous articleSOP Kerja Perusahaan, Kenapa Harus Ada?
Next articleEvaluasi Kerja, Pentingnya Dan Bagaimana Caranya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here