Kriteria Kantor Idaman Millenial, Kantormu Seperti Ini, Kah?

0
112

Kriteria Kantor Idaman Millenial, Kantormu Seperti Ini, Kah?Memiliki pekerjaan adalah harapan semua orang, tapi akan lebih beruntung lagi jika kantor tempat bekerja memberikan fasilitas yang lengkap dan meyenangkan sehingga kerja tidak hanya kerja tetapi juga bisa bersantai sehingga menunjang produktivitas. Jika dahulu kantor masih menjadi tempat yang benar-benar kaku dan formal sekarang ini kantor di desain untuk memberikan ruang yang nyaman dan peraturan yang flesibel untuk karyawannya.

Manfaat minyak bunga matahari untuk kulit di ruangan ber AC
Manfaat menggunakan aplikasi kantor kita

Sudah ada banyak lho kantor seperti ini, misalnya kantor Google, Gojek atau Bukalapak, hal ini dibuat untuk membangkitkan semangat karyawaan. Emangnya mereka menerapkan hal seperti apa sih di kantor kok asyik dan millenial banget. Nah yang perusahaan teknologi tersebut membuat lingkungan kerja yang cocok dengan karyawannya yang kebanyakan anak muda. Hal ini banyak ditiru dan lingkungan kerja seperti ini menjadi kriteria kantor idaman ala milenial. Apa saja? Berikut ulasanya untuk kamu

  • Menggunakan pakaian kasual

Hal yang paling mencolok dari kantor yang memiliki budaya kerja khas millenial adalah dari pakaian yang merekan kenakan. Kantor yang sudah memiliki budaya kerja ala millenial ini biasanya menggunakan pakaian kasual yang membuat mereka nyaman. Salah satu orang terkenal di bidang teknologi informasi dan sering menggunakan kaos saat bekerja adalah Mark Zuckerberg, di kantorpun ia sering menggunakan kaos saat bekerja.

Beberapa perusahaan sudah mempraktikan hal ini kepada karyawannya, mayoritas perusahaan yang menerapkan berpakaian casual adalah perusahaan start up dan dibidang teknologi karena menurutnya kenyamanan akan lebih penting untuk bekerja. Pakaian kasual yang sering digunakan karyawan perusahaan millenial adalah sepatu sneakers, hoodie, kaos tanpa kerah dan celana jeans, cukup santai bukan?

Baca : Berpakaian Kasual Dapat Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Kantor 

Seragam ataupun pakaian formal yang licin dan rapi sekarang ini mulai banyak ditinggalkan walau masih ada perusahaan yang tetap mempertahankan bekerja dengan seragam. Berbanding lurus dengan pakaian casual, penampilan karyawan juga cukup fleksibel misalnya soal rambut atau memelihara jenggot, mereka bebas berpenampilan selama memiliki attitude yang baik. Bagaimana dengan kantormu? Apakah menggunakan seragam atau sudah boleh menggunakan baju bebas?

  • Di dukung dengan perangkat

Perusaahaan millenial yang bergerak dalam bidang teknologi mayoritas memberikan fasilitas yang lengkap kepada karyawannya. Mereka bergerak dalam bidang teknologi sehingga karyawannya juga harus paham teknologi atau mengikuti perkembangan zaman. Misalnya saja kantor Facebook, mereka memiliki kesempatan untuk memilih perangkat yang mendukung kinerja mereka, jika kamu menginginakan k

omputer berbasis Windows maka ia akan mendapatkan komputer berbasis Windows sedangkan jika karyawan menginginkan komputer Mac maka ia akan dibekali Mac untuk bekerja, sama halnya denga handphone mereka juga memiliki kesempatan memilih perangkatnya seperti handphone berbasis android kah atau iOS mereka bisa menggunakannya dengan baik.

Kantor yang menjadi kriteria kaum millenial adalah kantor yang membekalinya dengan perangkat seperti komputer atau handphone untuk bekerja sehingga mereka tidak menggunakan laptop atau handphone pribadi untuk bekerja 8 jam dalam 5 hari. Jika bekerja dengan fasilitas yang sudah di dukung tentunya kinerja akan optimal ya!

  • Memiliki fasilitas kantor yang lengkap

Kantor idaman millenial selanjutnya adalah memiliki fasilitas, tentu tidak semua kantor bisa menyediakan fasilitas lengkap untuk karyawan namun akan sangat menyenangkan jika kantor menyediakan fasilitas yang bisa dinikmati karyawan dengan baik. Misalnya Akses WiFi, Pantry,  ataupun ruang bersantai.

Fasilitas yang lengkap ini akan sangat membantu karyawan mengurangi tekanannya. Karyawan bisa dengan bebas membuat kopi di jam kerja atau bisa bersantai di sofa empuk saat jam istirahat. Fasilitas seperti ini tentunya bisa dimanfaatkan dengan baik.

Baca : Lingkungan Serta Fasilitas Kerja Memepengaruhi Produktifitas Kerja Karyawan 

  • Tidak ada senioritas

Sesama rekan kerja memang harus saling menghormati dan menjaga privasi satu sama lain, namun budaya seniortas yang banyak di praktikan tidak perlu untuk diteruskan. Budaya kerja yang diidamkan millenial adalah tidak ada senioritas dalam pekerjaannya sehingga mereka bisa bergaul dan berkomunikasi dengan nyaman, namun tetap memiliki batasan.Mau nyobain fitur kantor kita

Perusahaan konvensional dengan budaya kerja senioritas akan cenderung membuat karyawannya merasa tertekan, daripada kinerja tidak optimal akan lebih baik jika budaya senioritas ini dihilangkan. Perusahaan millenial tidak ada lagi budaya senioritas yang toxic bahkan pemimpin dan karyawan dengan bebas berbicara untuk mendiskusikan apapun. Misalnya di kantor Facebook hubungan Mark  Zuckerberg sangat transparan dengan anak buahnya, Mark akan memberikan masalah dan mendiskusikan solusinya dengan anak buahnya bahkan Mark menceritakan rahasia Facebook kepada anak buahnya karena ia yakin anak buahnya tidak akan membocorkan rahasianya kepada siapapun karena dengan cara ini karyawan merasa dipercaya.

  • Tidak saling berkompetisi

Budaya kerja yang diidamkan kaum millenial selanjut nya adalah tidak berkompetisi satu sama lain. Perusahaan start up bidang teknologi terkenal berkerja dengan tim dan saling support satu sama lain, hal inilah yang diinginkan kaum millenial. Persaingan hanya akan membeikan hubungan yang tidak sehat dan membentuk budaya kerja yang toxic.

Aplikasi Kantor Kita
Aplikasi Kantor Kita

 Banyak Perusahaan start up sekarang ini lebih mengutamakan sikap saling support dan kolaboratif agar bisa memberikan hasil kerja yang optimal dan pastinya lingkungan kerja menjadi tempat yang menyenangkan.

  • Jam kerja yang fleksibel

Hal yang sudah banyak diterapkan dari perusahaan millenial adalah jam kerja yang sangat fleksibel untk karyawannya, mereka bisa memulai kerja kapan saja dan pulang jam berapa saja yang terpenting ia memenuhi target kerjanya dengan baik. Jam kerja yang sangat fleksibel ini cukup memberikan kebebasan kepada karyawan agar bisa memilih jam kerja yang pas untuknya. Jam kerja yang lebih yang kaku seperti perusahaan konvensional akan memberikan tekanan kepada karyawan sehingga jam kerja yang sangat mengikat mulai bergerser ke jam kerja fleksibel.

Bagaimana soal jam absensi pekerjaan di kantor millenial? Tenang saja karena sekarang ada aplikasi absensi online yang bisa membantumu berabsen kerja dari mana saja dan kapan saja, aplikasi itu adalah aplikasi absensi online Kantor Kita, berabsen cukup mudah hanya menggunakan selfie saja, kamu sudah dihitung masuk kerja loh! Aplikasi ini bisa dengan mudah didapatkan di Playstore, download sekarang untuk pengalaman absensi yang anti ribet. Cocok sekali untuk mendukung kehidupan karyawan millenial. Baca : Tutorial Mendaftar Kantor Kita

  • Program pengembangan diri

Hal yang millenial inginkan dari perusahaan adalah program pengembangan diri, sehingga mereka tidak hanya berkutat pada pekeraan yang menjenuhkan namun juga mendapatkan akses pengembangan diri. Misalnya gathering dan melakukan aktifitas luar ruangan bersama karyawan lain atau aktifitas yang berfokus pada pengembangan karir, seperti mencoba hal-hal baru, mempelajari hal baru yang didukung oleh perusahaan.

  • Gaji setara dengan beban kerja

Miillenial adalah anak muda yang melek akan ilmu kerja, mereka sudah lebih aware dengan hak-hak karyawan sehingga lebih kritis soal gaji atau hak yang lain. Perusahaan yang diidamkan kaum milenial sekarang ini adalah perusahaan yang memberikan imbalan yang sama dengan apa yang telah ia berikan kepada perusahaan.

Jika kamu menginginkan budaya kerja ala millenial, kamu bisa mulai dengan mengetahui potensi dan bakat kamu sehingga bisa masuk ke kantor yang kamu idamkan seperti kantor google atau facebook pastinya dijamin memiliki budaya kerja millenial dan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here