Cara Menghitung Depresiasi Aset yang Tepat

0
1453
Cara Menghitung Depresiasi Aset yang Tepat
Cara Menghitung Depresiasi Aset yang Tepat

Cara Menghitung Depresiasi Aset yang TepatKetika membicarakan mengenai sebuah manajemen inventaris barang perusahaan, maka kita bisa membicarakan mengenai banyak hal. Mulai dari aset keuntungan atau bahkan kerugian termasuk salah satunya adalah istilah depresiasi aset.

Istilah ini mungkin cukup tidak asing bagi banyak akuntan, khususnya mereka yang menjadi akuntan pada perusahaan besar. Dalam artikel berikut ini akan kita bahas mengenai depresiasi, dan juga Cara hitung depresiasi aset.

 

Pengertian Depresiasi

Depresiasi merupakan salah satu istilah yang digunakan untuk menghitung dan juga melihat pengukuran pada akuntansi perusahaan. Umumnya banyak yang mengaitkan antara depresiasi dengan penyusutan aset. Sehingga mengalami kerugian pada depresiasi bisa digunakan sebagai laporan keuangan dan juga mengalokasikan biaya untuk kebutuhan lainnya.

Menurut ahli menyebutkan bahwa depresiasi atau penyusutan merupakan pengalokasian perolehan aset namun masuk menjadi beban ke dalam periode akuntansi yang menikmati manfaat daripada asetnya. Sedangkan untuk pengertian depresiasi menurut standar akuntansi depresiasi merupakan alokasi dari jumlah aktiva yang sengaja disusutkan pada masa manfaat tersebut.”

Inti dari depresiasi, yaitu proses akuntansi yang digunakan dengan tujuan pengalokasian biaya yang lebih terwujud dan sistematis. Pada periode tersebut manfaat yang bisa dirasakan oleh pengguna sistem pembukuan ini.

 

 

Faktor Depresiasi

Menurut sistem akuntansi, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi dan juga menentukan biaya depresiasi diantaranya yaitu :

Faktor depresiasi aset

1. Usia Kegunaan

Menurut pertimbangan ekonomis, ada dua jenis usia yang menjadi pertimbangan nilai dari sebuah aset. Pertama yaitu fungsionalnya, umumnya usia fungsional akan dikaitkan dengan kontribusi aset sedangkan usia secara fisik adalah suatu aktiva dapat dikatakan masih memiliki nilai usia pada fisiknya, jika fisik aset tersebut ada dan dalam kondisi baik walaupun fungsinya sudah mulai menurun.

Baca : PPH 21 : Pengertian, Cara Hitung dan Ketentuannya

2. Nilai Residu

Selanjutnya adalah nilai residu atau bisa disebut sebagai nilai sisa, umumnya estimasi atau potensi dari arus kas akan masuk. Apabila aset tersebut dijual pada saat penarikan asetnya. Hanya saja dalam periode akuntansi nilai residu ini tidak selalu ada sehingga faktornya belum tentu bisa mempengaruhi.

3. Harga Perolehan

Faktor lain yang bisa didapatkan yang masuk kedalam faktor penyusutan atau depresi yaitu harga perolehan. Saat pertama kali mendapatkan harga untuk membeli barang atau kebutuhan perusahaan maka akan mempengaruhi adanya biaya menyusut di kemudian hari. Sehingga semakin lama maka akan semakin berpengaruh. Hal ini juga memberikan efek pada harga perolehannya.

 

Cara Menghitung Depresiasi Aset yang Tepat

Ada beberapa metode yang ternyata dapat digunakan untuk menghitung depresiasi aset yang paling populer. Apa saja Cara hitung depresiasi aset?

1. Metode Saldo Menurun Ganda

Pertama adalah menghitung depresiasi aset dengan menggunakan metode saldo menurun ganda, cara ini bisa membantu mengkalkulasikan biaya penyusutan.

(Harga Perolehan ÷ Umur Ekonomis) × 2 = Penyusutan

Contoh Kasus :

Contohnya PT Indah mentari membeli mesin dengan harga Rp300.000.000 di tanggal 20 april 2000 namun mesin diperkirakan tidak memiliki nilai residu pada masa akhir pemakaian dan bisa beroprasi selama 5 tahun lamanya. Maka perhitungan yang dilakukan yaitu:

Penyusutan tahun pertama = Rp300.000.000 ÷ 5 tahun x 2 = 120.000.000

Penyusutan tahun kedua = Rp180.000.000 ÷ 5 tahun x 2 = 72.000.000 dan seterusnya

2. Metode Unit Produksi (Units of Production Method)

Selanjutnya adalah metode dengan penyusutan pada masa tertentu. Nilai ini dianggap seimbang dengan kapasitas produksi, dibandingkan dengan perkiraan kapasitas produksi maksimal selama usia ekonomis aset. Rumusnya sebagai berikut:

(Harga Perolehan ― Harga Residu) × (Pemakaian ÷ Kapasitas Maksimal) = Penyusutan

Contoh Kasus :

Misalnya saja, PT Indah Karya baru saja membeli mobil khusus operasional di 10 agustus 2000, mobil ini memiliki harga Rp200.000.000 dan dibayarkan secara cash. Lalu 3 tahun kemudian menyebutkan bahwa perusahaan ingin menjual mobil dengan harga Rp100.000.000. Hanya mobil tersebut sudah menempuh jarak 20.000 km dan bisa digunakan sampai 40.000 km

Lantas berapa biaya penyusutannya?

(Rp200.000.000 – Rp100.000.000) x (20.000 km ÷ 40.000) maka hasilnya adalah penyusutan dari biaya tersebut. Seperti itulah urutan dan penyesuaian nilai aset, nilai bisnis hingga masalah perhitungan pajak.

3. Metode Depresiasi Khusus

Selanjutnya, metoe yang dikenal dan masuk kedalam metode depresiasi adalah penyusutan manfaat aset perusahaan. Namun ada kasus khusus perusahaan saat tidak dapat memilih salah satunya. Sehingga dilihat aktiva yang terlibat khusus dan memiliki karakterisitik yang unik, diantaranya yaitu :

Ada dua metode khusus yang bisa Anda terapkan pada kasus tersebut yaitu:

  1. Metode gabungan saat metode penyusutan ini sering digunakan pada aktiva yang cukup homogen dan memiliki fungsi yang hampir sama.
  2. Metode campuran diterapkan sesuai dengan keinginan akuntan di perusahaan tersebut. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghitung penyusutan dengan kasus khusus.

 

Ciri Metode Depresiasi

Selanjutnya adalah membahas mengenai ciri-ciri metode depresiasi ada beberapa ciri yang bisa dilakukan:

  1. Ciri dari metode depresiasi pertama adalah adanya penyusutan yang berlaku pada beberapa aset tetap yang berwujud atau terlihat fisiknya saja. Contohnya, pabrik, kantor, mobil dan juga gedung. Sehingga tidak bisa berlaku untuk hal lain.
  2. Metode penyusutan tidak akan menurunkan nilai pasar aset tersebut namun menurunkan nilai bukunya. Harga jual suatu aset didasarkan pada nilai pasar yang dikaitkan.
  3. Semua itu harus sesuai dengan baik digunakan akan mengalami penurunan. Mulai dari usia, kegunaan, dan beberapa faktor lain yang akan terhitung
  4. Perlu diingat bahwa penyusutan bukanlah kehilangan dana apalagi kerugian namun penyusutan merupakan alokasi biaya dalam jangka panjang sehingga ketika bisa alokasikan atau membeli barang yang tepat dan juga sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Maka dapat membantu kita untuk mengalokasikan biaya yang lebih banyak kepada benda yang tepat dibanding membuatnya. Hal ini tentu saja bukan masuk ke dalam kerugian kehilangan.

Baca Artikel : Mudahnya Pengelolaan Data HR Dengan Aplikasi Perkantoran

Jadi Depresiasi Aset….

Setelah melihat mengenai beberapa metode juga ciri-ciri depresiasi dan cara menghitung depresiasi aset. Sudah tidak bingung lagi makan bagaimana cara menentukan atau menghitung depresiasi aset untuk membantu menjaga kestabilan keuangan. Hal yang paling penting adalah dalam sistem akuntansi memang ada beberapa neraca dan juga ke yang digunakan untuk pengukuran secara standar, sehingga kita bisa menggunakan ataupun mengaplikasikannya pada perusahaan tersebut.

Aplikasi perkantoran

Khususnya jika anda menggunakan depresiasi pada bisnis, maka menghitung depresiasi ini menjadi cara yang paling penting karena adanya aset tersebut. Keuntungan dan jumlah alokasi biaya menjadi lebih teratur kerugian akan lebih mudah dihindari. Perhitungan ini harus direncanakan dan dipahami secara matang.

Umumnya pembelian aset membutuhkan dana yang tidak sedikit mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah. Sehingga penghitungan depresiasi ini bisa membantu kita untuk mengantisipasi adanya perubahan besar-besaran, terutama kehilangan dana yang sudah menjadi aset kita dengan jumlah yang tidak sedikit. Jadi sudah tidak bingung lagi menentukan cara hitung depresiasi aset.

Baca Artikel : Hati-Hati, Salah Hitung Payroll Munculkan Kegaduhan Di Perusahaan 

 

Kelola Inventaris Aset Perusahaan Menggunakan Kantor Kita

Mudahkan kelola aset kantor menggunakan aplikasi perkantoran dari Kantor Kita. Aplikasi kantor yang memudahkan manajemen kantor lebih mudah dan cepat. Ada banyak fitur di dalamnya, termasuk aplikasi absensi karyawan, laporan absensi sampai dengan payroll juga didukung dengan add on seperti aplikasi inventaris barang perusahaan sampai dengan penomoran surat.

Cek kelengkapan fiturnya di Fitur Kantor Kita. Segera daftar karena ada juga promo khusus pengguna baru dari kami!

Previous articleBukan Hanya Kata-Kata, Begini Cara Memotivasi Karyawan
Next articleRumus Excell Yang Digunakan Di Dunia Kerja Beserta Contohnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here