{"id":9284,"date":"2026-09-15T16:52:11","date_gmt":"2026-09-15T09:52:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/?p=9284"},"modified":"2026-09-15T16:52:11","modified_gmt":"2026-09-15T09:52:11","slug":"work-friction-menghambat-produktivitas-tim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/work-friction-menghambat-produktivitas-tim\/","title":{"rendered":"7 Tanda Work Friction Menghambat Produktivitas Tim"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" dir=\"auto\" data-start=\"1466\" data-end=\"1518\" data-section-id=\"gt2999\">7 Tanda Work Friction Menghambat Produktivitas Tim<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1520\" data-end=\"1656\">Pernah merasa satu hari kerja sudah sangat sibuk, tetapi ketika pulang ternyata tidak banyak pekerjaan penting yang benar-benar selesai?<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1658\" data-end=\"1718\">Bisa jadi masalahnya bukan karena karyawan kurang produktif.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1720\" data-end=\"1767\">Bisa jadi ada terlalu banyak <strong data-start=\"1749\" data-end=\"1766\">work friction<\/strong>.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1769\" data-end=\"1966\">Work friction adalah berbagai hambatan kecil dalam proses kerja yang membuat karyawan harus mengeluarkan waktu dan energi lebih banyak hanya untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebenarnya sederhana.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1968\" data-end=\"1978\">Contohnya:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"1980\" data-end=\"2029\">HR harus mencari data absensi dari beberapa file.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2031\" data-end=\"2083\">Karyawan harus mengirim pesan untuk mengajukan izin.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2085\" data-end=\"2139\">Atasan harus mencari riwayat lembur melalui chat lama.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2141\" data-end=\"2203\">Admin harus memasukkan data yang sama ke beberapa spreadsheet.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2205\" data-end=\"2279\">Karyawan harus menunggu karena satu proses membutuhkan persetujuan manual.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2281\" data-end=\"2326\">Masing-masing terlihat seperti masalah kecil.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2328\" data-end=\"2416\">Namun jika terjadi setiap hari dan dialami banyak orang, akumulasinya bisa sangat besar.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2418\" data-end=\"2672\">Menariknya, isu seperti ini semakin relevan di dunia kerja 2026. Teknologi workplace yang rumit, sistem yang terpisah-pisah, dan proses yang tidak terintegrasi dapat mengganggu meeting, kolaborasi, dan produktivitas.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2674\" data-end=\"2789\">Jadi, sebelum perusahaan mencari cara agar karyawan bekerja lebih cepat, mungkin ada pertanyaan yang lebih penting:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2791\" data-end=\"2849\"><strong data-start=\"2791\" data-end=\"2849\">\u201cApa yang membuat mereka sulit bekerja dengan lancar?\u201d<\/strong><\/p>\n<h2 dir=\"auto\" data-start=\"2856\" data-end=\"2881\" data-section-id=\"df2x35\">Apa Itu Work Friction?<\/h2>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"2883\" data-end=\"3054\">Secara sederhana, <strong data-start=\"2901\" data-end=\"3054\">work friction adalah hambatan yang muncul dalam proses kerja dan membuat pekerjaan menjadi lebih sulit, lambat, atau melelahkan dari yang seharusnya.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3056\" data-end=\"3104\">Work friction tidak selalu berupa masalah besar.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3106\" data-end=\"3152\">Justru sering kali bentuknya sangat sederhana.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3154\" data-end=\"3163\">Misalnya:<\/p>\n<blockquote data-start=\"3165\" data-end=\"3209\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3167\" data-end=\"3209\">\u201cTunggu sebentar, saya cari datanya dulu.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<blockquote data-start=\"3211\" data-end=\"3229\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3213\" data-end=\"3229\">\u201cCoba tanya HR.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<blockquote data-start=\"3231\" data-end=\"3253\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3233\" data-end=\"3253\">\u201cFile yang mana ya?\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<blockquote data-start=\"3255\" data-end=\"3284\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3257\" data-end=\"3284\">\u201cSudah saya kirim di grup.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<blockquote data-start=\"3286\" data-end=\"3313\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3288\" data-end=\"3313\">\u201cSaya harus input ulang.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<blockquote data-start=\"3315\" data-end=\"3346\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3317\" data-end=\"3346\">\u201cNanti saya cek laptop dulu.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<blockquote data-start=\"3348\" data-end=\"3377\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3350\" data-end=\"3377\">\u201cApproval-nya belum turun.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3379\" data-end=\"3428\">Kalimat-kalimat tersebut mungkin terdengar biasa.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3430\" data-end=\"3531\">Tetapi jika muncul berkali-kali setiap hari, perusahaan sebenarnya sedang kehilangan waktu produktif.<\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"3538\" data-end=\"3584\" data-section-id=\"abhfjd\">7 Tanda Work Friction Ada di Perusahaan Anda<\/h1>\n<h2 dir=\"auto\" data-start=\"3586\" data-end=\"3640\" data-section-id=\"ofck1p\">1. HR Terlalu Banyak Menghabiskan Waktu untuk Rekap<\/h2>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3642\" data-end=\"3755\">Salah satu tanda paling mudah terlihat adalah ketika sebagian besar waktu HR habis untuk pekerjaan administratif.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3757\" data-end=\"3768\">Mulai dari:<\/p>\n<ul data-start=\"3770\" data-end=\"3932\">\n<li data-start=\"3770\" data-end=\"3785\" data-section-id=\"1ojveck\">Rekap absensi<\/li>\n<li data-start=\"3786\" data-end=\"3810\" data-section-id=\"1p2v9hw\">Mengecek keterlambatan<\/li>\n<li data-start=\"3811\" data-end=\"3837\" data-section-id=\"w2ja3x\">Mengumpulkan data lembur<\/li>\n<li data-start=\"3838\" data-end=\"3852\" data-section-id=\"161uxqx\">Merekap izin<\/li>\n<li data-start=\"3853\" data-end=\"3867\" data-section-id=\"161ze06\">Merekap cuti<\/li>\n<li data-start=\"3868\" data-end=\"3885\" data-section-id=\"xemekg\">Membuat laporan<\/li>\n<li data-start=\"3886\" data-end=\"3903\" data-section-id=\"5q8vn4\">Mengoreksi data<\/li>\n<li data-start=\"3904\" data-end=\"3932\" data-section-id=\"gnkxh9\">Memindahkan data antarfile<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3934\" data-end=\"3975\">Masalahnya bukan pada pekerjaan tersebut.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"3977\" data-end=\"4004\">Data memang harus dikelola.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4006\" data-end=\"4092\">Masalah muncul ketika pekerjaan yang sama harus dilakukan berulang kali secara manual.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4094\" data-end=\"4235\">Jika sistem sudah mencatat data secara digital dan otomatis menghasilkan laporan, waktu HR dapat dialihkan ke pekerjaan yang lebih strategis.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4237\" data-end=\"4444\">Hal ini sejalan dengan arah Digital HRM yang semakin menekankan efisiensi administrasi, data-driven decision making, self-service HR, dan digital performance management.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4446\" data-end=\"4464\"><strong data-start=\"4446\" data-end=\"4464\">Pertanyaannya:<\/strong><\/p>\n<blockquote data-start=\"4466\" data-end=\"4559\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4468\" data-end=\"4559\">Berapa banyak waktu HR setiap bulan yang sebenarnya hanya digunakan untuk memindahkan data?<\/p>\n<\/blockquote>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"4566\" data-end=\"4643\" data-section-id=\"1xeo524\">2. Karyawan Harus Bertanya untuk Hal yang Seharusnya Bisa Dilakukan Sendiri<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4645\" data-end=\"4753\">Work friction juga muncul ketika karyawan terlalu bergantung kepada HR untuk urusan administratif sederhana.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4755\" data-end=\"4765\">Contohnya:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4767\" data-end=\"4801\">\u201cPak\/Bu, saya mau izin bagaimana?\u201d<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4803\" data-end=\"4828\">\u201cSaldo cuti saya berapa?\u201d<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4830\" data-end=\"4855\">\u201cSlip gaji saya di mana?\u201d<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4857\" data-end=\"4887\">\u201cSaya tadi lupa absen keluar.\u201d<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4889\" data-end=\"4935\">\u201cPengajuan lembur saya sudah disetujui belum?\u201d<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"4937\" data-end=\"5028\">Jika pertanyaan tersebut terus berulang, HR akhirnya menjadi pusat layanan untuk semua hal.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5030\" data-end=\"5084\">Padahal sebagian proses dapat dibuat <strong data-start=\"5067\" data-end=\"5083\">self-service<\/strong>.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5086\" data-end=\"5205\">Karyawan bisa mengakses informasi yang memang menjadi hak mereka dan mengajukan kebutuhan administratif melalui sistem.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5207\" data-end=\"5221\">Dengan begitu:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5223\" data-end=\"5250\"><strong data-start=\"5223\" data-end=\"5250\">Karyawan lebih mandiri.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5252\" data-end=\"5271\"><strong data-start=\"5252\" data-end=\"5271\">HR lebih fokus.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5273\" data-end=\"5296\"><strong data-start=\"5273\" data-end=\"5296\">Proses lebih cepat.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5298\" data-end=\"5424\">Employee experience sendiri menjadi salah satu prioritas penting dalam dunia kerja 2026.<\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"5431\" data-end=\"5477\" data-section-id=\"14n71dm\">3. Data yang Sama Harus Diinput Berkali-kali<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5479\" data-end=\"5549\">Ini adalah salah satu sumber work friction yang sering tidak disadari.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5551\" data-end=\"5602\">Misalnya data absensi dikumpulkan melalui sistem A.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5604\" data-end=\"5630\">Kemudian direkap ke Excel.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5632\" data-end=\"5679\">Setelah itu dipindahkan lagi ke sistem payroll.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5681\" data-end=\"5710\">Kemudian dibuat laporan baru.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5712\" data-end=\"5795\">Semakin banyak perpindahan data, semakin banyak pula kemungkinan terjadi kesalahan.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5797\" data-end=\"5851\">Bayangkan jika satu data harus diketik ulang 100 kali.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5853\" data-end=\"5899\">Pekerjaan tersebut bukan hanya membuang waktu.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"5901\" data-end=\"5933\">Tetapi juga meningkatkan risiko:<\/p>\n<ul data-start=\"5935\" data-end=\"6023\">\n<li data-start=\"5935\" data-end=\"5948\" data-section-id=\"1ehjk5l\">Salah input<\/li>\n<li data-start=\"5949\" data-end=\"5969\" data-section-id=\"s6jppj\">Data tidak sinkron<\/li>\n<li data-start=\"5970\" data-end=\"5987\" data-section-id=\"1n6l9fp\">Data tertinggal<\/li>\n<li data-start=\"5988\" data-end=\"5999\" data-section-id=\"14id7z0\">Duplikasi<\/li>\n<li data-start=\"6000\" data-end=\"6023\" data-section-id=\"ox4znj\">Kesalahan perhitungan<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6025\" data-end=\"6107\">Prinsip sederhana dalam digitalisasi sebenarnya bukan membuat lebih banyak sistem.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6109\" data-end=\"6158\"><strong data-start=\"6109\" data-end=\"6158\">Tetapi mengurangi pekerjaan yang tidak perlu.<\/strong><\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"6165\" data-end=\"6213\" data-section-id=\"eyjd87\">4. Informasi Penting Tersebar di Banyak Tempat<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6215\" data-end=\"6284\">Coba perhatikan bagaimana informasi pekerjaan disimpan di perusahaan.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6286\" data-end=\"6293\">Ada di:<\/p>\n<ul data-start=\"6295\" data-end=\"6412\">\n<li data-start=\"6295\" data-end=\"6305\" data-section-id=\"vmqg9c\">WhatsApp<\/li>\n<li data-start=\"6306\" data-end=\"6313\" data-section-id=\"1717an8\">Email<\/li>\n<li data-start=\"6314\" data-end=\"6328\" data-section-id=\"1ajm10t\">Google Drive<\/li>\n<li data-start=\"6329\" data-end=\"6336\" data-section-id=\"171ry3j\">Excel<\/li>\n<li data-start=\"6337\" data-end=\"6352\" data-section-id=\"x1djmh\">Grup Telegram<\/li>\n<li data-start=\"6353\" data-end=\"6368\" data-section-id=\"1o9un9h\">Dokumen fisik<\/li>\n<li data-start=\"6369\" data-end=\"6385\" data-section-id=\"1ug4ym3\">Laptop pribadi<\/li>\n<li data-start=\"6386\" data-end=\"6397\" data-section-id=\"1erntgn\">Sistem HR<\/li>\n<li data-start=\"6398\" data-end=\"6412\" data-section-id=\"6mcd8z\">Chat pribadi<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6414\" data-end=\"6503\">Akibatnya, ketika seseorang membutuhkan informasi, pertanyaan pertama yang muncul adalah:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6505\" data-end=\"6531\"><strong data-start=\"6505\" data-end=\"6531\">\u201cDatanya ada di mana?\u201d<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6533\" data-end=\"6601\">Pencarian informasi seperti ini juga merupakan bentuk work friction.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6603\" data-end=\"6709\">Semakin banyak sistem yang tidak terhubung, semakin besar waktu yang diperlukan untuk menemukan informasi.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6711\" data-end=\"6756\">Karena itu, perusahaan perlu mulai memetakan:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6758\" data-end=\"6802\"><strong data-start=\"6758\" data-end=\"6802\">Informasi apa yang paling sering dicari?<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6804\" data-end=\"6813\">Kemudian:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6815\" data-end=\"6877\"><strong data-start=\"6815\" data-end=\"6877\">Apakah informasi tersebut bisa dibuat lebih mudah diakses?<\/strong><\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"6884\" data-end=\"6934\" data-section-id=\"guvqmr\">5. Approval Sederhana Memakan Waktu Terlalu Lama<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"6936\" data-end=\"7002\">Tidak semua pekerjaan membutuhkan proses persetujuan yang panjang.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7004\" data-end=\"7093\">Namun dalam beberapa perusahaan, hal sederhana seperti izin atau lembur bisa membutuhkan:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7095\" data-end=\"7183\">Karyawan \u2192 Chat atasan \u2192 Tunggu respons \u2192 Screenshot \u2192 Kirim ke HR \u2192 Input data \u2192 Rekap.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7185\" data-end=\"7251\">Semakin panjang rantainya, semakin besar peluang proses terhambat.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7253\" data-end=\"7306\">Digitalisasi dapat membantu membuat alur lebih jelas.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7308\" data-end=\"7317\">Misalnya:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7319\" data-end=\"7398\"><strong data-start=\"7319\" data-end=\"7398\">Karyawan mengajukan \u2192 Atasan menerima \u2192 Atasan menyetujui \u2192 Data tersimpan.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7400\" data-end=\"7430\">Tidak perlu mencari chat lama.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7432\" data-end=\"7459\">Tidak perlu mencatat ulang.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7461\" data-end=\"7514\">Tidak perlu bertanya apakah pengajuan sudah diterima.<\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"7521\" data-end=\"7577\" data-section-id=\"7r4zn7\">6. Meeting Bertambah, tetapi Keputusan Tidak Bertambah<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7579\" data-end=\"7632\">Work friction tidak selalu berasal dari administrasi.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7634\" data-end=\"7676\">Meeting juga bisa menjadi sumber friction.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7678\" data-end=\"7714\">Meeting sebenarnya dibutuhkan untuk:<\/p>\n<ul data-start=\"7716\" data-end=\"7828\">\n<li data-start=\"7716\" data-end=\"7737\" data-section-id=\"1bfmss4\">Mengambil keputusan<\/li>\n<li data-start=\"7738\" data-end=\"7761\" data-section-id=\"j5anlr\">Menyelesaikan masalah<\/li>\n<li data-start=\"7762\" data-end=\"7779\" data-section-id=\"1kvye04\">Menyamakan arah<\/li>\n<li data-start=\"7780\" data-end=\"7828\" data-section-id=\"4qycwq\">Membahas pekerjaan yang membutuhkan kolaborasi<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7830\" data-end=\"7867\">Namun meeting menjadi masalah ketika:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7869\" data-end=\"7910\"><strong data-start=\"7869\" data-end=\"7910\">meeting \u2192 meeting \u2192 meeting \u2192 meeting<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7912\" data-end=\"7947\">tetapi keputusan tetap belum jelas.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"7949\" data-end=\"7999\">Salah satu prinsip sederhana yang bisa diterapkan:<\/p>\n<h3 dir=\"auto\" data-start=\"8001\" data-end=\"8056\" data-section-id=\"1414i1o\">Sebelum meeting, tentukan hasil yang ingin dicapai.<\/h3>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8058\" data-end=\"8088\">Apakah meeting tersebut untuk:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8090\" data-end=\"8104\"><strong data-start=\"8090\" data-end=\"8104\">Informasi?<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8106\" data-end=\"8118\"><strong data-start=\"8106\" data-end=\"8118\">Diskusi?<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8120\" data-end=\"8134\"><strong data-start=\"8120\" data-end=\"8134\">Keputusan?<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8136\" data-end=\"8156\"><strong data-start=\"8136\" data-end=\"8156\">Problem solving?<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8158\" data-end=\"8270\">Jika jawabannya tidak jelas, mungkin informasi tersebut sebenarnya cukup disampaikan melalui pesan atau dokumen.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8272\" data-end=\"8560\">Teknologi seharusnya mengurangi friction dalam pekerjaan, bukan menambah lapisan baru yang membuat pekerjaan semakin rumit. Isu workplace technology yang \u201cclunky\u201d dan terfragmentasi juga menjadi sorotan dalam laporan terbaru tentang pengalaman kerja.<\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"8567\" data-end=\"8658\" data-section-id=\"1w3xafi\">7. Karyawan Merasa Sibuk, tetapi Sulit Menjelaskan Apa yang Sebenarnya Menghabiskan Waktu<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8660\" data-end=\"8698\">Ini mungkin tanda yang paling penting.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8700\" data-end=\"8716\">Karyawan merasa:<\/p>\n<blockquote data-start=\"8718\" data-end=\"8744\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8720\" data-end=\"8744\">\u201cHari ini sibuk banget.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8746\" data-end=\"8768\">Tetapi ketika ditanya:<\/p>\n<blockquote data-start=\"8770\" data-end=\"8796\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8772\" data-end=\"8796\">\u201cApa saja yang selesai?\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8798\" data-end=\"8828\">Jawabannya tidak selalu jelas.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8830\" data-end=\"8859\">Bukan berarti karyawan malas.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"8861\" data-end=\"8922\">Bisa jadi terlalu banyak waktu terserap oleh pekerjaan kecil:<\/p>\n<ul data-start=\"8924\" data-end=\"9083\">\n<li data-start=\"8924\" data-end=\"8936\" data-section-id=\"1d47gku\">Input data<\/li>\n<li data-start=\"8937\" data-end=\"8956\" data-section-id=\"1f0vxon\">Menunggu approval<\/li>\n<li data-start=\"8957\" data-end=\"8971\" data-section-id=\"tlqh81\">Mencari file<\/li>\n<li data-start=\"8972\" data-end=\"9003\" data-section-id=\"5g28yc\">Membalas pertanyaan yang sama<\/li>\n<li data-start=\"9004\" data-end=\"9019\" data-section-id=\"4dyybu\">Rekap laporan<\/li>\n<li data-start=\"9020\" data-end=\"9029\" data-section-id=\"ugqngx\">Meeting<\/li>\n<li data-start=\"9030\" data-end=\"9053\" data-section-id=\"um07jd\">Memindahkan informasi<\/li>\n<li data-start=\"9054\" data-end=\"9083\" data-section-id=\"f0bqle\">Memperbaiki kesalahan input<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9085\" data-end=\"9169\">Inilah alasan perusahaan perlu melihat <strong data-start=\"9124\" data-end=\"9140\">proses kerja<\/strong>, bukan hanya hasil akhirnya.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9171\" data-end=\"9232\">Jika ingin meningkatkan produktivitas, jangan hanya bertanya:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9234\" data-end=\"9287\"><strong data-start=\"9234\" data-end=\"9287\">\u201cBagaimana membuat karyawan bekerja lebih cepat?\u201d<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9289\" data-end=\"9307\">Coba ubah menjadi:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9309\" data-end=\"9358\"><strong data-start=\"9309\" data-end=\"9358\">\u201cApa yang membuat karyawan kehilangan waktu?\u201d<\/strong><\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"9365\" data-end=\"9410\" data-section-id=\"1kpgbo8\">Cara Mengurangi Work Friction di Perusahaan<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9412\" data-end=\"9509\">Mengurangi work friction tidak berarti semua proses harus langsung menggunakan teknologi canggih.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9511\" data-end=\"9561\">Mulailah dari proses yang paling sering dilakukan.<\/p>\n<h2 dir=\"auto\" data-start=\"9563\" data-end=\"9606\" data-section-id=\"1nyjjbn\">Langkah 1: Catat Pekerjaan yang Berulang<\/h2>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9608\" data-end=\"9676\">Buat daftar pekerjaan yang dilakukan setiap hari atau setiap minggu.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9678\" data-end=\"9687\">Misalnya:<\/p>\n<ul data-start=\"9689\" data-end=\"9794\">\n<li data-start=\"9689\" data-end=\"9704\" data-section-id=\"1ojveck\">Rekap absensi<\/li>\n<li data-start=\"9705\" data-end=\"9721\" data-section-id=\"nr3zji\">Pengajuan cuti<\/li>\n<li data-start=\"9722\" data-end=\"9740\" data-section-id=\"erxbk4\">Pengajuan lembur<\/li>\n<li data-start=\"9741\" data-end=\"9751\" data-section-id=\"1ge27n3\">Approval<\/li>\n<li data-start=\"9752\" data-end=\"9761\" data-section-id=\"xnmtct\">Payroll<\/li>\n<li data-start=\"9762\" data-end=\"9771\" data-section-id=\"xfi03r\">Laporan<\/li>\n<li data-start=\"9772\" data-end=\"9794\" data-section-id=\"v83exd\">Update data karyawan<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9796\" data-end=\"9814\">Kemudian tanyakan:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9816\" data-end=\"9849\"><strong data-start=\"9816\" data-end=\"9849\">Mana yang bisa diotomatisasi?<\/strong><\/p>\n<h2 dir=\"auto\" data-start=\"9856\" data-end=\"9909\" data-section-id=\"14sz3gz\">Langkah 2: Cari Proses yang Paling Banyak \u201cTunggu\u201d<\/h2>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9911\" data-end=\"9961\">Perhatikan proses yang membutuhkan waktu menunggu.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9963\" data-end=\"9972\">Misalnya:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"9974\" data-end=\"10048\"><strong data-start=\"9974\" data-end=\"10048\">Pengajuan \u2192 menunggu \u2192 approval \u2192 menunggu \u2192 input \u2192 menunggu laporan.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10050\" data-end=\"10102\">Semakin banyak titik tunggu, semakin besar friction.<\/p>\n<h2 dir=\"auto\" data-start=\"10109\" data-end=\"10145\" data-section-id=\"svxhit\">Langkah 3: Kurangi Input Berulang<\/h2>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10147\" data-end=\"10243\">Jika satu data sudah tersedia dalam sistem, jangan meminta orang memasukkan data yang sama lagi.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10245\" data-end=\"10254\">Idealnya:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10256\" data-end=\"10307\"><strong data-start=\"10256\" data-end=\"10307\">Satu data \u2192 digunakan untuk beberapa kebutuhan.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10309\" data-end=\"10398\">Misalnya data kehadiran dapat menjadi bagian dari laporan HR dan membantu proses payroll.<\/p>\n<h2 dir=\"auto\" data-start=\"10405\" data-end=\"10445\" data-section-id=\"kxpn06\">Langkah 4: Berikan Akses Self-Service<\/h2>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10447\" data-end=\"10496\">Tidak semua kebutuhan karyawan harus melewati HR.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10498\" data-end=\"10575\">Untuk informasi dan proses tertentu, karyawan dapat diberikan akses langsung.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10577\" data-end=\"10587\">Contohnya:<\/p>\n<ul data-start=\"10589\" data-end=\"10670\">\n<li data-start=\"10589\" data-end=\"10605\" data-section-id=\"nrbhw1\">Pengajuan izin<\/li>\n<li data-start=\"10606\" data-end=\"10622\" data-section-id=\"nr3zji\">Pengajuan cuti<\/li>\n<li data-start=\"10623\" data-end=\"10639\" data-section-id=\"173d0lr\">Data kehadiran<\/li>\n<li data-start=\"10640\" data-end=\"10651\" data-section-id=\"1y0vgy3\">Slip gaji<\/li>\n<li data-start=\"10652\" data-end=\"10670\" data-section-id=\"56wj0\">Informasi profil<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10672\" data-end=\"10753\">HR akhirnya tidak perlu menjadi \u201chelp desk\u201d untuk setiap kebutuhan administratif.<\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"10760\" data-end=\"10818\" data-section-id=\"17hxkm9\">Bagaimana Kantor Kita Membantu Mengurangi Work Friction?<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10820\" data-end=\"10966\">Salah satu tujuan aplikasi<a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/\"> <strong data-start=\"10847\" data-end=\"10862\">Kantor Kita<\/strong><\/a> adalah membantu perusahaan mengurangi pekerjaan administratif yang berulang dalam pengelolaan karyawan.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"10968\" data-end=\"11043\">Melalui satu sistem, perusahaan dapat mengelola berbagai kebutuhan seperti:<\/p>\n<ul data-start=\"11045\" data-end=\"11214\">\n<li data-start=\"11045\" data-end=\"11071\" data-section-id=\"d2jtl3\">Absensi masuk dan keluar<\/li>\n<li data-start=\"11072\" data-end=\"11092\" data-section-id=\"1epp0db\">GPS dan geotagging<\/li>\n<li data-start=\"11093\" data-end=\"11111\" data-section-id=\"1n8jfii\">Verifikasi wajah<\/li>\n<li data-start=\"11112\" data-end=\"11118\" data-section-id=\"1j3x6e4\">Izin<\/li>\n<li data-start=\"11119\" data-end=\"11125\" data-section-id=\"1j41odf\">Cuti<\/li>\n<li data-start=\"11126\" data-end=\"11134\" data-section-id=\"1p78y6h\">Lembur<\/li>\n<li data-start=\"11135\" data-end=\"11150\" data-section-id=\"luhneo\">Data karyawan<\/li>\n<li data-start=\"11151\" data-end=\"11166\" data-section-id=\"pnog7u\">Reimbursement<\/li>\n<li data-start=\"11167\" data-end=\"11174\" data-section-id=\"177n6m4\">Tugas<\/li>\n<li data-start=\"11175\" data-end=\"11184\" data-section-id=\"xfi03r\">Laporan<\/li>\n<li data-start=\"11185\" data-end=\"11194\" data-section-id=\"xnmtct\">Payroll<\/li>\n<li data-start=\"11195\" data-end=\"11214\" data-section-id=\"mr5qwh\">Slip gaji digital<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11216\" data-end=\"11355\">Dengan proses yang lebih terintegrasi, HR tidak perlu terus-menerus berpindah antara berbagai file untuk melakukan pekerjaan administratif.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11357\" data-end=\"11417\">Misalnya, karyawan dapat melakukan absensi melalui aplikasi.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11419\" data-end=\"11500\">Kemudian data kehadiran tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi HR.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11502\" data-end=\"11544\">Begitu pula dengan izin, cuti, dan lembur.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11546\" data-end=\"11597\"><strong data-start=\"11546\" data-end=\"11597\">Tujuannya bukan membuat HR bekerja lebih cepat.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11599\" data-end=\"11606\">Tetapi:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11608\" data-end=\"11707\"><strong data-start=\"11608\" data-end=\"11707\">membuat HR tidak perlu melakukan pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan secara manual.<\/strong><\/p>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"11714\" data-end=\"11746\" data-section-id=\"1fax4hf\">Work Friction vs Produktivitas<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11748\" data-end=\"11830\">Perusahaan sering kali mencari cara meningkatkan produktivitas dengan menambahkan:<\/p>\n<ul data-start=\"11832\" data-end=\"11901\">\n<li data-start=\"11832\" data-end=\"11845\" data-section-id=\"1jp44n1\">Target baru<\/li>\n<li data-start=\"11846\" data-end=\"11860\" data-section-id=\"jq2rf9\">Meeting baru<\/li>\n<li data-start=\"11861\" data-end=\"11873\" data-section-id=\"1y0pubr\">Tools baru<\/li>\n<li data-start=\"11874\" data-end=\"11884\" data-section-id=\"1kyb0bi\">KPI baru<\/li>\n<li data-start=\"11885\" data-end=\"11901\" data-section-id=\"a1fv2\">Pelatihan baru<\/li>\n<\/ul>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11903\" data-end=\"11976\">Padahal terkadang solusi terbaik justru adalah <strong data-start=\"11950\" data-end=\"11976\">menghilangkan sesuatu.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"11978\" data-end=\"12013\">Hilangkan input data yang berulang.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12015\" data-end=\"12055\">Hilangkan laporan yang tidak diperlukan.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12057\" data-end=\"12104\">Hilangkan proses approval yang terlalu panjang.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12106\" data-end=\"12148\">Hilangkan pencarian file yang tidak perlu.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12150\" data-end=\"12212\">Hilangkan pekerjaan administratif yang dapat dilakukan sistem.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12214\" data-end=\"12231\">Dengan kata lain:<\/p>\n<blockquote data-start=\"12233\" data-end=\"12406\">\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12235\" data-end=\"12406\"><strong data-start=\"12235\" data-end=\"12406\">Produktivitas tidak selalu meningkat karena kita menambahkan lebih banyak hal. Kadang produktivitas meningkat karena kita mengurangi hal-hal yang menghambat pekerjaan.<\/strong><\/p>\n<\/blockquote>\n<h1 dir=\"auto\" data-start=\"12413\" data-end=\"12425\" data-section-id=\"1n19aex\">Kesimpulan<\/h1>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12427\" data-end=\"12529\">Work friction adalah masalah kecil yang bisa berubah menjadi biaya besar ketika terjadi terus-menerus.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12531\" data-end=\"12564\">HR yang setiap hari mencari data.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12566\" data-end=\"12598\">Karyawan yang menunggu approval.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12600\" data-end=\"12639\">Admin yang menginput data berkali-kali.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12641\" data-end=\"12679\">Atasan yang mencari laporan dari chat.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12681\" data-end=\"12706\">Semua terlihat sederhana.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12708\" data-end=\"12816\">Namun jika dikalikan dengan jumlah karyawan dan jumlah hari kerja dalam setahun, waktunya bisa sangat besar.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12818\" data-end=\"12914\">Karena itu, perusahaan perlu mulai melihat kembali proses kerja dari sudut pandang yang berbeda.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12916\" data-end=\"12928\">Bukan hanya:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12930\" data-end=\"12966\"><strong data-start=\"12930\" data-end=\"12966\">\u201cApakah karyawan sudah bekerja?\u201d<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12968\" data-end=\"12980\">Tetapi juga:<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"12982\" data-end=\"13042\"><strong data-start=\"12982\" data-end=\"13042\">\u201cApakah sistem kerja kita membuat mereka mudah bekerja?\u201d<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"13044\" data-end=\"13203\">Di era kerja yang semakin digital, perusahaan yang mampu menghilangkan hambatan kecil dapat menciptakan proses kerja yang lebih sederhana, efisien, dan nyaman.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"13205\" data-end=\"13395\"><strong data-start=\"13205\" data-end=\"13395\"><a href=\"https:\/\/app.kantorkita.co.id\/register\">Kantor Kita<\/a> hadir untuk membantu perusahaan mengurangi pekerjaan administratif HR melalui digitalisasi absensi, izin, cuti, lembur, payroll, dan pengelolaan karyawan dalam satu aplikasi.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"13397\" data-end=\"13495\">Karena terkadang, cara terbaik meningkatkan produktivitas bukan membuat orang bekerja lebih keras.<\/p>\n<p dir=\"auto\" data-start=\"13497\" data-end=\"13546\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\"><strong data-start=\"13497\" data-end=\"13546\" data-is-last-node=\"\">Tetapi membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7 Tanda Work Friction Menghambat Produktivitas Tim Pernah merasa satu hari kerja sudah sangat sibuk, tetapi ketika pulang ternyata tidak banyak pekerjaan penting yang benar-benar selesai? Bisa jadi masalahnya bukan karena karyawan kurang produktif. Bisa jadi ada terlalu banyak work friction. Work friction adalah berbagai hambatan kecil dalam proses kerja yang membuat karyawan harus mengeluarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":9285,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2491],"tags":[],"class_list":{"0":"post-9284","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-education"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9284"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9284"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9284\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9286,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9284\/revisions\/9286"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9285"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9284"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9284"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9284"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}