{"id":9267,"date":"2026-09-08T11:46:08","date_gmt":"2026-09-08T04:46:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/?p=9267"},"modified":"2026-09-08T11:46:08","modified_gmt":"2026-09-08T04:46:08","slug":"bisnis-sulit-berkembang-sistem-hr-penghambat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/bisnis-sulit-berkembang-sistem-hr-penghambat\/","title":{"rendered":"Bisnis Sulit Berkembang? Mungkin Sistem HR Anda"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"PDq2pG_selectionAnchorContainer\" data-section-id=\"cbvqle\" data-start=\"0\" data-end=\"89\">Bisnis Sudah Ramai, tapi Sulit Berkembang? Mungkin Sistem HR Anda yang Jadi Penghambat!<\/h1>\n<p data-start=\"91\" data-end=\"201\">Bisnis sudah punya banyak pelanggan. Tim semakin besar. Cabang mulai bertambah. Penjualan juga terlihat ramai.<\/p>\n<p data-start=\"203\" data-end=\"252\">Tapi anehnya, <strong data-start=\"217\" data-end=\"251\">bisnis terasa sulit berkembang<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"254\" data-end=\"470\">Setiap kali ingin membuka cabang baru, HR mulai kewalahan. Data karyawan semakin banyak, absensi sulit direkap, pengajuan izin masih lewat chat, jadwal kerja tidak teratur, dan laporan membutuhkan waktu berhari-hari.<\/p>\n<p data-start=\"472\" data-end=\"547\">Kalau kondisi ini mulai terjadi, mungkin masalahnya bukan pada bisnis Anda.<\/p>\n<p data-start=\"549\" data-end=\"634\"><strong data-start=\"549\" data-end=\"634\">Bisa jadi sistem HR yang digunakan belum mampu mengikuti perkembangan perusahaan.<\/strong><\/p>\n<h2 data-section-id=\"16k7ygb\" data-start=\"636\" data-end=\"686\">Ketika Bisnis Tumbuh, Masalah HR Ikut Bertambah<\/h2>\n<p data-start=\"688\" data-end=\"789\">Pertumbuhan bisnis biasanya diikuti dengan bertambahnya jumlah karyawan dan kompleksitas operasional.<\/p>\n<p data-start=\"791\" data-end=\"867\">Saat perusahaan masih memiliki 10 karyawan, spreadsheet mungkin masih cukup.<\/p>\n<p data-start=\"869\" data-end=\"987\">Tetapi ketika jumlahnya menjadi 50, 100, bahkan ratusan karyawan, cara kerja yang sama bisa mulai menimbulkan masalah.<\/p>\n<p data-start=\"989\" data-end=\"999\">Contohnya:<\/p>\n<ul data-start=\"1001\" data-end=\"1377\">\n<li data-section-id=\"r70jna\" data-start=\"1001\" data-end=\"1038\">Data absensi semakin sulit direkap.<\/li>\n<li data-section-id=\"sne6hp\" data-start=\"1039\" data-end=\"1093\">HR menerima banyak pertanyaan terkait izin dan cuti.<\/li>\n<li data-section-id=\"hh3hk5\" data-start=\"1094\" data-end=\"1142\">Pengajuan lembur masih dilakukan melalui chat.<\/li>\n<li data-section-id=\"17whw9i\" data-start=\"1143\" data-end=\"1173\">Jadwal shift sulit dipantau.<\/li>\n<li data-section-id=\"1mg9djs\" data-start=\"1174\" data-end=\"1216\">Data karyawan tersebar di berbagai file.<\/li>\n<li data-section-id=\"1ghzgau\" data-start=\"1217\" data-end=\"1254\">Laporan harus dibuat secara manual.<\/li>\n<li data-section-id=\"1jzxc43\" data-start=\"1255\" data-end=\"1307\">Data absensi dan payroll harus dicocokkan kembali.<\/li>\n<li data-section-id=\"1r5wsco\" data-start=\"1308\" data-end=\"1377\">HR terlalu banyak menghabiskan waktu untuk pekerjaan administratif.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1379\" data-end=\"1463\">Akhirnya, <strong data-start=\"1389\" data-end=\"1463\">pertumbuhan jumlah karyawan justru meningkatkan beban administrasi HR.<\/strong><\/p>\n<h1 data-section-id=\"otpbqz\" data-start=\"1470\" data-end=\"1525\">5 Tanda Sistem HR Mulai Menghambat Pertumbuhan Bisnis<\/h1>\n<p data-start=\"1527\" data-end=\"1601\">Bagaimana mengetahui apakah sistem HR perusahaan sudah menjadi penghambat?<\/p>\n<p data-start=\"1603\" data-end=\"1637\">Perhatikan beberapa tanda berikut.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"1a6mlap\" data-start=\"1639\" data-end=\"1699\">1. HR Lebih Banyak Rekap Data daripada Mengelola Karyawan<\/h2>\n<p data-start=\"1701\" data-end=\"1766\">HR seharusnya tidak hanya bertugas memasukkan dan memeriksa data.<\/p>\n<p data-start=\"1768\" data-end=\"1812\">Namun jika sebagian besar waktu habis untuk:<\/p>\n<p data-start=\"1814\" data-end=\"1895\"><strong data-start=\"1814\" data-end=\"1895\">Download data \u2192 buka spreadsheet \u2192 copy \u2192 paste \u2192 hitung \u2192 cek ulang \u2192 revisi<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1897\" data-end=\"1970\">maka ada kemungkinan proses administrasi perusahaan masih terlalu manual.<\/p>\n<p data-start=\"1972\" data-end=\"2126\">Pekerjaan administratif memang penting, tetapi terlalu banyak pekerjaan repetitif dapat membuat HR memiliki lebih sedikit waktu untuk pekerjaan strategis.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"nrozwu\" data-start=\"2133\" data-end=\"2177\">2. Absensi Masih Mengandalkan Cara Manual<\/h2>\n<p data-start=\"2179\" data-end=\"2259\">Mesin fingerprint, spreadsheet, dan laporan manual mungkin masih bisa digunakan.<\/p>\n<p data-start=\"2261\" data-end=\"2358\">Masalahnya muncul ketika perusahaan memiliki banyak lokasi atau karyawan dengan mobilitas tinggi.<\/p>\n<p data-start=\"2360\" data-end=\"2418\">HR kemudian harus menggabungkan data dari berbagai tempat.<\/p>\n<p data-start=\"2420\" data-end=\"2526\">Padahal, perusahaan membutuhkan sistem yang dapat memberikan informasi kehadiran secara lebih terstruktur.<\/p>\n<p data-start=\"2528\" data-end=\"2606\"><strong data-start=\"2528\" data-end=\"2606\">Absensi seharusnya menjadi sumber data, bukan sumber masalah baru bagi HR.<\/strong><\/p>\n<h2 data-section-id=\"12vntnw\" data-start=\"2613\" data-end=\"2663\">3. Pengajuan Izin dan Cuti Masih Lewat WhatsApp<\/h2>\n<p data-start=\"2665\" data-end=\"2703\">&#8220;Pak\/Bu, saya izin tidak masuk besok.&#8221;<\/p>\n<p data-start=\"2705\" data-end=\"2737\">&#8220;Pak, saya mau cuti tanggal 15.&#8221;<\/p>\n<p data-start=\"2739\" data-end=\"2777\">&#8220;Bu, izin telat karena ada keperluan.&#8221;<\/p>\n<p data-start=\"2779\" data-end=\"2830\">Pesan-pesan seperti ini mungkin terlihat sederhana.<\/p>\n<p data-start=\"2832\" data-end=\"2907\">Tetapi bayangkan jika ada puluhan karyawan yang mengirim pesan setiap hari.<\/p>\n<p data-start=\"2909\" data-end=\"3018\">HR harus membaca chat, mencatat pengajuan, meminta persetujuan atasan, kemudian memasukkan hasilnya ke rekap.<\/p>\n<p data-start=\"3020\" data-end=\"3091\">Ketika perusahaan berkembang, cara ini menjadi semakin sulit dikontrol.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"b0598k\" data-start=\"3098\" data-end=\"3135\">4. Data HR Tersebar di Banyak File<\/h2>\n<p data-start=\"3137\" data-end=\"3161\">Satu file untuk absensi.<\/p>\n<p data-start=\"3163\" data-end=\"3193\">File lain untuk data karyawan.<\/p>\n<p data-start=\"3195\" data-end=\"3218\">Spreadsheet untuk cuti.<\/p>\n<p data-start=\"3220\" data-end=\"3238\">Chat untuk lembur.<\/p>\n<p data-start=\"3240\" data-end=\"3267\">Dokumen lain untuk laporan.<\/p>\n<p data-start=\"3269\" data-end=\"3366\">Semakin banyak tempat penyimpanan, semakin besar pula kemungkinan terjadi <strong data-start=\"3343\" data-end=\"3365\">data tidak sinkron<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"3368\" data-end=\"3445\">HR akhirnya menghabiskan waktu mencari data sebelum bisa mengambil keputusan.<\/p>\n<h2 data-section-id=\"smk9aq\" data-start=\"3452\" data-end=\"3513\">5. Membuka Cabang Baru Berarti Menambah Beban Administrasi<\/h2>\n<p data-start=\"3515\" data-end=\"3564\">Pertumbuhan bisnis seharusnya menjadi kabar baik.<\/p>\n<p data-start=\"3566\" data-end=\"3676\">Namun jika setiap pembukaan cabang membuat HR semakin kewalahan, mungkin sistem yang digunakan belum scalable.<\/p>\n<p data-start=\"3678\" data-end=\"3708\">Bayangkan perusahaan memiliki:<\/p>\n<p data-start=\"3710\" data-end=\"3733\"><strong data-start=\"3710\" data-end=\"3733\">1 kantor \u2192 1 sistem<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"3735\" data-end=\"3763\">Kemudian berkembang menjadi:<\/p>\n<p data-start=\"3765\" data-end=\"3872\"><strong data-start=\"3765\" data-end=\"3872\">5 cabang \u2192 5 lokasi \u2192 lebih banyak karyawan \u2192 lebih banyak data \u2192 lebih banyak pekerjaan administratif.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"3874\" data-end=\"3962\">Tanpa sistem yang tepat, pertumbuhan bisnis justru bisa memperbesar masalah operasional.<\/p>\n<h1 data-section-id=\"cho7lk\" data-start=\"3969\" data-end=\"4025\">Sistem HR yang Baik Harus Mengikuti Pertumbuhan Bisnis<\/h1>\n<p data-start=\"4027\" data-end=\"4122\">Perusahaan yang berkembang membutuhkan sistem HR yang juga dapat berkembang bersama perusahaan.<\/p>\n<p data-start=\"4124\" data-end=\"4170\">Bukan berarti semua proses harus dibuat rumit.<\/p>\n<p data-start=\"4172\" data-end=\"4261\">Justru sebaliknya, sistem HR yang baik seharusnya membuat proses menjadi lebih sederhana.<\/p>\n<p data-start=\"4263\" data-end=\"4272\">Misalnya:<\/p>\n<p data-start=\"4274\" data-end=\"4357\"><strong data-start=\"4274\" data-end=\"4357\">Karyawan absen \u2192 data otomatis tercatat \u2192 HR dapat memantau \u2192 laporan tersedia.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"4359\" data-end=\"4441\">Begitu juga dengan izin, cuti, lembur, dan berbagai administrasi karyawan lainnya.<\/p>\n<p data-start=\"4443\" data-end=\"4552\">Semakin sedikit proses manual yang harus dilakukan, semakin mudah HR mengelola perusahaan yang semakin besar.<\/p>\n<h1 data-section-id=\"11l0srl\" data-start=\"4559\" data-end=\"4601\">Bagaimana Aplikasi Kantor Kita Membantu?<\/h1>\n<p data-start=\"4603\" data-end=\"4725\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/\"><strong data-start=\"4603\" data-end=\"4618\">Kantor Kita<\/strong><\/a> membantu perusahaan mengelola berbagai kebutuhan administrasi karyawan secara digital dalam satu aplikasi.<\/p>\n<p data-start=\"4727\" data-end=\"4803\">Mulai dari absensi hingga laporan, proses HR dapat dibuat lebih terstruktur.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1sfncw8\" data-start=\"4805\" data-end=\"4823\">Absensi Online<\/h3>\n<p data-start=\"4825\" data-end=\"4930\">Karyawan dapat melakukan absensi melalui smartphone tanpa harus selalu bergantung pada mesin fingerprint.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1h9umej\" data-start=\"4932\" data-end=\"4960\">GPS dan Verifikasi Wajah<\/h3>\n<p data-start=\"4962\" data-end=\"5075\">Lokasi dan verifikasi wajah dapat membantu perusahaan mengontrol proses absensi sesuai kebijakan yang diterapkan.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1q33cq4\" data-start=\"5077\" data-end=\"5096\">Manajemen Shift<\/h3>\n<p data-start=\"5098\" data-end=\"5167\">HR dapat mengatur jadwal kerja karyawan sesuai kebutuhan operasional.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1pbi5w2\" data-start=\"5169\" data-end=\"5186\">Izin dan Cuti<\/h3>\n<p data-start=\"5188\" data-end=\"5311\">Karyawan dapat mengajukan izin dan cuti melalui aplikasi sehingga HR tidak perlu mengumpulkan pengajuan dari berbagai chat.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"lqfsdj\" data-start=\"5313\" data-end=\"5323\">Lembur<\/h3>\n<p data-start=\"5325\" data-end=\"5392\">Pengajuan lembur dapat dibuat lebih terstruktur dan mudah dipantau.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1swvlqm\" data-start=\"5394\" data-end=\"5411\">Data Karyawan<\/h3>\n<p data-start=\"5413\" data-end=\"5521\">Informasi karyawan dapat dikelola dalam sistem sehingga HR tidak perlu bergantung pada banyak file terpisah.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"1bmtzeb\" data-start=\"5523\" data-end=\"5534\">Payroll<\/h3>\n<p data-start=\"5536\" data-end=\"5643\">Data yang berkaitan dengan kehadiran dapat membantu proses administrasi payroll menjadi lebih terorganisir.<\/p>\n<h3 data-section-id=\"50h10p\" data-start=\"5645\" data-end=\"5656\">Laporan<\/h3>\n<p data-start=\"5658\" data-end=\"5757\">HR dapat mengakses berbagai data dan laporan untuk membantu kebutuhan administrasi maupun evaluasi.<\/p>\n<h1 data-section-id=\"19wfr63\" data-start=\"5764\" data-end=\"5822\">Dari &#8220;Tambah Karyawan&#8221; Menjadi &#8220;Tambah Kapasitas Bisnis&#8221;<\/h1>\n<p data-start=\"5824\" data-end=\"5869\">Sistem HR yang tepat bukan hanya membantu HR.<\/p>\n<p data-start=\"5871\" data-end=\"5920\">Dampaknya bisa dirasakan oleh seluruh perusahaan.<\/p>\n<p data-start=\"5922\" data-end=\"5960\">Ketika administrasi lebih terstruktur:<\/p>\n<p data-start=\"5962\" data-end=\"6006\"><strong data-start=\"5962\" data-end=\"5968\">HR<\/strong> dapat mengurangi pekerjaan repetitif.<\/p>\n<p data-start=\"6008\" data-end=\"6050\"><strong data-start=\"6008\" data-end=\"6018\">Atasan<\/strong> lebih mudah melakukan approval.<\/p>\n<p data-start=\"6052\" data-end=\"6111\"><strong data-start=\"6052\" data-end=\"6064\">Karyawan<\/strong> lebih mudah mengajukan izin, cuti, dan lembur.<\/p>\n<p data-start=\"6113\" data-end=\"6170\"><strong data-start=\"6113\" data-end=\"6126\">Manajemen<\/strong> mendapatkan data yang lebih mudah dipantau.<\/p>\n<p data-start=\"6172\" data-end=\"6316\">Dengan begitu, perusahaan dapat lebih siap menghadapi pertumbuhan tanpa harus selalu menambah beban pekerjaan administratif secara proporsional.<\/p>\n<h1 data-section-id=\"1ijzhly\" data-start=\"6323\" data-end=\"6369\">Jangan Tunggu HR Kewalahan Baru Digitalisasi<\/h1>\n<p data-start=\"6371\" data-end=\"6485\">Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah perusahaan baru mencari solusi ketika masalah sudah terlalu besar.<\/p>\n<p data-start=\"6487\" data-end=\"6595\">Padahal, digitalisasi HR sebaiknya dipersiapkan ketika perusahaan mulai menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan.<\/p>\n<p data-start=\"6597\" data-end=\"6613\">Misalnya ketika:<\/p>\n<ul data-start=\"6615\" data-end=\"6932\">\n<li data-section-id=\"pbtpey\" data-start=\"6615\" data-end=\"6649\">Jumlah karyawan terus bertambah.<\/li>\n<li data-section-id=\"6e5v7h\" data-start=\"6650\" data-end=\"6694\">Perusahaan mulai memiliki beberapa cabang.<\/li>\n<li data-section-id=\"1xs7mbk\" data-start=\"6695\" data-end=\"6734\">Sistem kerja mulai menggunakan shift.<\/li>\n<li data-section-id=\"m52087\" data-start=\"6735\" data-end=\"6773\">Banyak karyawan bekerja di lapangan.<\/li>\n<li data-section-id=\"19v4328\" data-start=\"6774\" data-end=\"6811\">HR mulai kewalahan melakukan rekap.<\/li>\n<li data-section-id=\"92rvur\" data-start=\"6812\" data-end=\"6840\">Data semakin sulit dicari.<\/li>\n<li data-section-id=\"cj5hk3\" data-start=\"6841\" data-end=\"6884\">Laporan membutuhkan terlalu banyak waktu.<\/li>\n<li data-section-id=\"1lwvome\" data-start=\"6885\" data-end=\"6932\">Proses approval masih dilakukan melalui chat.<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"6934\" data-end=\"7052\">Jika beberapa kondisi tersebut sudah terjadi, mungkin sudah waktunya perusahaan mengevaluasi sistem HR yang digunakan.<\/p>\n<h1 data-section-id=\"1c5t9u2\" data-start=\"7059\" data-end=\"7119\">Bisnis Boleh Semakin Besar, Administrasi Jangan Ikut Rumit<\/h1>\n<p data-start=\"7121\" data-end=\"7240\">Pertumbuhan bisnis seharusnya membuat perusahaan semakin produktif, bukan semakin sibuk dengan pekerjaan administratif.<\/p>\n<p data-start=\"7242\" data-end=\"7322\">Karena itu, perusahaan perlu membangun sistem yang dapat mengikuti skala bisnis.<\/p>\n<p data-start=\"7324\" data-end=\"7456\"><a href=\"https:\/\/app.kantorkita.co.id\/register\"><strong data-start=\"7324\" data-end=\"7339\">Kantor Kita<\/strong><\/a> membantu perusahaan mengelola absensi, izin, cuti, lembur, shift, payroll, dan laporan karyawan dalam satu aplikasi.<\/p>\n<p data-start=\"7458\" data-end=\"7613\">Dengan sistem yang lebih terstruktur, HR dapat lebih fokus pada hal yang lebih penting: <strong data-start=\"7546\" data-end=\"7613\">mengembangkan orang-orang yang membuat bisnis terus berkembang.<\/strong><\/p>\n<h2 data-section-id=\"1806px6\" data-start=\"7615\" data-end=\"7628\">Kesimpulan<\/h2>\n<p data-start=\"7630\" data-end=\"7739\">Jika bisnis sudah ramai tetapi terasa sulit berkembang, jangan hanya melihat sisi penjualan atau operasional.<\/p>\n<p data-start=\"7741\" data-end=\"7782\">Coba lihat juga sistem HR yang digunakan.<\/p>\n<p data-start=\"7784\" data-end=\"7821\">Apakah masih banyak pekerjaan manual?<\/p>\n<p data-start=\"7823\" data-end=\"7853\">Apakah data karyawan tersebar?<\/p>\n<p data-start=\"7855\" data-end=\"7896\">Apakah HR terlalu banyak melakukan rekap?<\/p>\n<p data-start=\"7898\" data-end=\"7978\">Apakah setiap penambahan karyawan membuat pekerjaan administratif semakin berat?<\/p>\n<p data-start=\"7980\" data-end=\"8043\">Jika jawabannya iya, mungkin sudah waktunya memperbaiki sistem.<\/p>\n<p data-start=\"8045\" data-end=\"8126\"><strong data-start=\"8045\" data-end=\"8126\">Bisnis yang berkembang membutuhkan sistem HR yang siap berkembang bersamanya.<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"8128\" data-end=\"8278\">Dan dengan digitalisasi yang tepat, pekerjaan HR bisa menjadi lebih praktis, data lebih terstruktur, dan perusahaan lebih siap menghadapi pertumbuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bisnis Sudah Ramai, tapi Sulit Berkembang? Mungkin Sistem HR Anda yang Jadi Penghambat! Bisnis sudah punya banyak pelanggan. Tim semakin besar. Cabang mulai bertambah. Penjualan juga terlihat ramai. Tapi anehnya, bisnis terasa sulit berkembang. Setiap kali ingin membuka cabang baru, HR mulai kewalahan. Data karyawan semakin banyak, absensi sulit direkap, pengajuan izin masih lewat chat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":9268,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2158],"tags":[2229,22,727,391,2137,51,220,2588,2819,2223],"class_list":{"0":"post-9267","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-aplikasi-absensi","8":"tag-administrasi-hr","9":"tag-aplikasi-absensi-online","10":"tag-aplikasi-hr","11":"tag-aplikasi-hris","12":"tag-digitalisasi-hr","13":"tag-hrd","14":"tag-kantor-kita","15":"tag-manajemen-karyawan","16":"tag-pertumbuhan-bisnis","17":"tag-sistem-hr"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9267"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9267"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9269,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9267\/revisions\/9269"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}