{"id":8431,"date":"2025-12-03T10:19:37","date_gmt":"2025-12-03T03:19:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/?p=8431"},"modified":"2025-12-08T15:11:43","modified_gmt":"2025-12-08T08:11:43","slug":"tips-menurunkan-angka-turnover-di-kantor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/tips-menurunkan-angka-turnover-di-kantor\/","title":{"rendered":"Tips Menurunkan Angka Turnover di Kantor"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/tips-menurunkan-angka-turnover-di-kantor\/\">Tips Menurunkan Angka Turnover di Kantor<\/a><em>\u00a0&#8211; Turnover<\/em> karyawan merupakan tingkat pergantian karyawan dalam sebuah perusahaan. Pergantian ini dapat meliputi <em>resign,<\/em> pensiun, pemutusan kerja, dan perpindahan ke posisi lain. <em>Turnover<\/em> karyawan adalah salah satu tantangan terbesar yang dialami banyak perusahaan terutama bisnis yang sedang bertumbuh. Satu karyawan keluar berdampak pada perusahaan yang akan kehilangan tenaga kerja, produktivitas, waktu, dan biaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika <em>turnover<\/em> terjadi hanya sesekali, perusahaan mungkin hanya butuh usaha lebih untuk mencari kandidat baru, wawancara, hingga melatih pegawai baru. Namun, jika <em>turnover<\/em> terjadi terus menerus, perusahaan akan merasakan dampak negatif. Beberapa di antaranya adalah banyak pekerjaan yang tertunda, beban kerja meningkat, dan moral tim menurun. Hal ini juga akan berakibat pada performa perusahaan yang melambat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Simak tips berikut untuk menekan angka <em>turnove<\/em>r tinggi:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>1. Perbaiki Komunikasi Internal<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8437\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1.png 1920w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1-300x169.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1-768x432.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1-1536x864.png 1536w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1-696x392.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1-1068x601.png 1068w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-1-747x420.png 747w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi adalah fondasi dari segala jenis hubungan termasuk hubungan antara perusahaan dan karyawan. Banyak karyawan mengajukan <em>resign<\/em> bukan karena gaji rendah, tetapi karena komunikasi yang buruk. Karyawan merasa tidak didengar atau dihargai pendapatnya oleh perusahaan. Alasan lain adalah perusahaan tidak memberi arahan yang jelas terkait tugas yang harus dikerjakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komunikasi internal yang efektif mencakup beberapa hal. Pertama, atasan yang memberikan instruksi jelas terkait tugas atau pekerjaan. Kedua, terapkan <em>feedback<\/em> dua arah sehingga karyawan ikut andil dalam seluruh proses. Ketiga, tim manajer yang terbuka untuk menerima kritik dan saran. Terakhir, jadwalkan <em>meeting<\/em> rutin untuk menyamakan pendapat dan menyerap kritik atau saran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan komunikasi internal yang baik, karyawan akan merasa dilibatkan dalam seluruh proses yang terkait dengan perusahaan. Karyawan akan memahami posisi mereka, mengerti apa yang harus dilakukan, dan merasa aman untuk berpendapat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>2. Berikan Jenjang Karier yang Jelas<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8436\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2.png 1920w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2-300x169.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2-768x432.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2-1536x864.png 1536w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2-696x392.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2-1068x601.png 1068w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-2-747x420.png 747w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak karyawan yang akhirnya memilih <em>resign<\/em> karena merasa kariernya tidak berkembang. Seorang karyawan pasti memiliki harapan untuk bisa naik jabatan. Namun, jiika perusahaan tidak dapat memberikan jenjang karier yang jelas, karyawan akan cepat bosan. Karyawan juga memiliki kemungkinan untuk melirik perusahaan lain yang menawarkan jenjang karier lebih baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan perlu membuat struktur karier yang transparan agar karyawan maupun calon karyawan dapat mengetahui dengan jelas. Selain itu, perusahaan juga dapat menyediakan <em>workshop<\/em> atau pengembangan <em>skill<\/em> agar seluruh karyawan dapat berkembang. Yang terpenting, perusahaan harus memberi kesempatan promosi bagi karyawan yang performa kerjanya bagus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>3. Berikan Kompensasi yang Adil<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8435\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3.png 1920w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3-300x169.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3-768x432.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3-1536x864.png 1536w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3-696x392.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3-1068x601.png 1068w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-3-747x420.png 747w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah kompensasi yang diterima karyawan sering menjadi alasan utama karyawan tersebut untuk <em>resign<\/em>. Kompensasi tidak hanya mencakup gaji pokok, namun juga bonus, tunjangan, <em>reward<\/em>, insentif, fasilitas kerja, dan lain sebagainya. Hal yang sering terjadi adalah kompensasi tidak sepadan dengan beban kerja yang diberikan. Jika hal ini terjadi, langkah pertama yang mungkin dilakukan karyawan adalah meminta kenaikan kompensasi. Jika tidak dikabulkan, karyawan cenderung memilih untuk <em>resign<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan tidak harus memberi kompensasi yang tinggi. Namun, kompensasi harus sepadan dengan beban kerja yang diterima karyawan. Perusahaan juga dapat memberikan reward sederhana seperti makan siang atau voucer belanja agar karyawan tidak berpikir untuk <em>resign<\/em>. Dengan demikian, karyawan akan merasa bahwa kerja keras mereka dihargai.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>4. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8434\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4.png 1920w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4-300x169.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4-768x432.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4-1536x864.png 1536w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4-696x392.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4-1068x601.png 1068w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-4-747x420.png 747w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkungan kerja merupakan salah satu penyebab angka <em>turnover<\/em> tinggi. Meski tidak terlihat secara jelas, bekerja di lingkungan yang buruk akan berpengaruh terhadap kesehatan mental karyawan. Lingkungan kerja yang buruk dapat mencakup atasan yang tempramental, <em>partner<\/em> kerja yang <em>toxic<\/em>, atau tekanan kerja yang tidak realistis. Jarang ada karyawan yang dapat bertahan bekerja dengan lingkungan yang buruk. Oleh karena itu, mereka memilih mengajukan <em>resign<\/em> tanpa berpikir panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menciptakan lingkungan kerja yang sehat sebenarnya mudah. Perusahaan bisa memulai dengan memberi atasan yang suportif. Dengan demikian, orang-orang di bawahnya akan saling menghormati dan mendukung. Perusahaan juga dapat memberikan beban dan kebijakan kerja yang wajar kepada karyawannya. Dengan demikian, karyawan akan merasa betah untuk bekerja karena lingkungan kerja yang sehat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>5. Berikan Apresiasi secara Konsisten<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8433\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5.png 1920w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5-300x169.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5-768x432.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5-1536x864.png 1536w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5-696x392.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5-1068x601.png 1068w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-5-747x420.png 747w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi apresiasi kepada karyawan mungkin banyak dilupakan oleh perusahaan. Selain komunikasi yang jelas, beberapa karyawan juga butuh diapresiasi atas kerja kerasnya. Apresiasi tidak harus berbentuk <em>reward<\/em> seperti uang atau hadiah. Apresiasi dapat berupa ucapan-ucapan sederhana seperti \u201cterima kasih atas kerja kerasnya\u201d atau \u201ckontribusi Anda dalam tim sangat bagus&#8221;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi sebagian orang, apresiasi seperti ini mungkin hal yang sepele. Namun, bagi sebagian yang lainnya, mendapat apresiasi setelah bekerja keras merupakan hal yang menyenangkan. Apresiasi positif dapat berdampak pada kinerja karyawan. Karyawan cenderung akan lebih bersemangat dan mencurahkan <em>effort<\/em> lebih pada pekerjaan selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>6. Proses <em>Onboarding<\/em> yang Bagus<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-8432\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6.png\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6.png 1920w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6-300x169.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6-1024x576.png 1024w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6-768x432.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6-1536x864.png 1536w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6-696x392.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6-1068x601.png 1068w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/gambar-wordpress-6-747x420.png 747w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Onboarding<\/em> merupakan proses adaptasi bagi karyawan baru. Proses ini membantu karyawan baru untuk memahami SOP, mengetahui alur kerja, mengenal rekan kerja, dan memahami budaya kerja suatu perusahaan. Onboarding merupakan proses penting supaya karyawan baru dapat merasa nyaman dan diterima di kantor baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika proses <em>onboarding<\/em> kurang bagus, angka <em>turnover<\/em> akan naik di 3 bulan pertama. Proses <em>onboarding<\/em> yang kurang bagus akan membuat karyawan baru merasa kebingungan dan tidak nyaman. Mereka tidak memahami budaya kerja, <a href=\"http:\/\/kantorkita.co.id\">SOP<\/a>, dan alur kerja dan tidak dapat bertanya ke siapapun karena tidak mengenal rekan kerjanya. Jika hal ini terjadi, karyawan dapat memilih <em>resign<\/em> di beberapa bulan pertama karena ketidaknyamanan yang dirasakan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Kesimpulan: Angka <em>Turnover<\/em> Tinggi Dapat Dikendalikan <\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingginya angka <a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/turnover-karyawan-yang-ideal\/\"><em>turnover<\/em> <\/a>pada sebuah perusahaan bukanlah hal yang terjadi secara tiba-tiba. <em>Turnover<\/em> merupakan akumulasi dari masalah-masalah yang terjadi di kantor. Lingkungan kerja yang <em>toxic<\/em>, kompensasi yang tidak adil, tidak adanya jenjang karier, dan lain sebagainya dapat memicu karyawan untuk mengajukan <em>resign<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan menerapkan hal-hal seperti komunikasi yang baik, lingkungan kerja positif, serta proses onboarding yang bagus, perusahaan dapat menekan angka turnover. Usaha menurunkan angka <em>turnover<\/em> tidak hanya berdampak pada penghematan biaya, namun juga pada kualitas kerja. Perusahaan dengan angka <em>turnover<\/em> rendah dapat dianggap sebagai perusahaan yang sehat dan memanusiakan para karyawannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tips Menurunkan Angka Turnover di Kantor\u00a0&#8211; Turnover karyawan merupakan tingkat pergantian karyawan dalam sebuah perusahaan. Pergantian ini dapat meliputi resign, pensiun, pemutusan kerja, dan perpindahan ke posisi lain. Turnover karyawan adalah salah satu tantangan terbesar yang dialami banyak perusahaan terutama bisnis yang sedang bertumbuh. Satu karyawan keluar berdampak pada perusahaan yang akan kehilangan tenaga kerja, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":8438,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[2487],"class_list":{"0":"post-8431","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tips","8":"tag-turnover-turnovertinggi-tips-cara-tipsmenekanturnover"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8431"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8431"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8431\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8466,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8431\/revisions\/8466"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}