{"id":4521,"date":"2023-06-09T11:10:01","date_gmt":"2023-06-09T04:10:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/?p=4521"},"modified":"2023-06-09T11:11:26","modified_gmt":"2023-06-09T04:11:26","slug":"alasan-kenapa-lamaran-kerja-ditolak-hrd-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/alasan-kenapa-lamaran-kerja-ditolak-hrd-perusahaan\/","title":{"rendered":"Alasan Kenapa Lamaran Kerja Ditolak HRD Perusahaan"},"content":{"rendered":"<p><b><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/alasan-kenapa-lamaran-kerja-ditolak-hrd-perusahaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alasan Kenapa Lamaran Kerja Ditolak HRD Perusahaan<\/a>\u00a0<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">\u2014 Dalam dunia pencarian kerja, seringkali kita mengalami penolakan dari HRD (Human Resources Department) saat melamar pekerjaan. Keputusan ini dapat membuat frustasi, tetapi penting bagi kita untuk memahami alasan di balik penolakan tersebut untuk evaluasi lamaran kerja selanjutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diketahui juga HRD menolak lamaran kerja bukan karena Anda tidak kompeten bisa jadi karena over qualified atau bahkan tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa lamaran kerja seringkali ditolak oleh HRD. Dari kurangnya pengalaman kerja yang relevan, kurangnya keterampilan yang dibutuhkan, hingga kesalahan dalam menyusun dan menyampaikan lamaran kerja, kita akan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan HRD dalam menolak lamaran kerja.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_4258\" aria-describedby=\"caption-attachment-4258\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/software-hris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4258\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Software-HRIS-Kantor-Kita.png\" alt=\"Software HRIS Kantor Kita\" width=\"500\" height=\"281\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Software-HRIS-Kantor-Kita.png 1000w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Software-HRIS-Kantor-Kita-300x169.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Software-HRIS-Kantor-Kita-768x432.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Software-HRIS-Kantor-Kita-696x391.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Software-HRIS-Kantor-Kita-747x420.png 747w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-4258\" class=\"wp-caption-text\">Software HRIS by Kantor Kita<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kenapa Lamaran Kerja Ditolak HRD?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak alasan dari kejadian penolakan lamaran kerja HRD. Cek poin dibawah ini terlebih dahulu, apakah lamaran kerja Anda ditolak karena salah satu alasan ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Kesalahan Penulisan CV &amp; Lamaran Kerja\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu alasan kenapa lamaran ditolak HRD adalah karena CV ataupun surat lamaran kerja yang Anda masukkan masih kurang maksimal. Ada beberapa kesalahan dalam CV atau surat lamaran kerja yang sering terjadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"text-align: center;\" colspan=\"3\">\n<h4><b>Kesalahan Umum Penulisan CV\u00a0<\/b><\/h4>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Layout CV yang berantakan<\/span><\/td>\n<td rowspan=\"2\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan kecil seperti di atas membuat penilaian HRD bahwa Anda adalah kandidat yang kurang profesional.\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">2.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak kesalahan penulisan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>3.<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">CV yang tidak mengesankan HRD<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan CV template, tidak disertai <\/span><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/seberapa-penting-sih-portofolio-untuk-pekerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">portofolio<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, tidak kreatif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">HRD akan menilai kemauan seseorang dalam mencari kerja dengan melihat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">seberapa niat <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kandidat mempresentasikan dirinya dengan baik.\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>4.<\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Kesalahan penulisan nama perusahaan dan HRD\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Termasuk dalam kesalahan fatal dalam pembuatan surat lamaran kerja maupun penulisan pengantar surat lamaran kerja.\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa Lamaran Kerja Ditolak HRD<\/span><\/p>\n<p><b>Tips :<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan perbaikan CV terus menerus. Cari referensi atau informasi sebanyaknya dari banyak sumber sampai dapatkan CV terbaik. Tips lainya :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Rapi dan Terstruktur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perhatikan Tata Bahasa dan Ejaan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuaikan skill\/pencapaian dengan Posisi yang Dilamar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Sorot Pencapaian<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perbarui Informasi Kontak<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Tinjau dan Perbarui Secara Berkala<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca juga : <\/b><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/cara-membuat-surat-lamaran-kerja-lengkap\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Lengkap<\/b><\/a><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<h3><b>2. Proses Interview Kurang Maksimal\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda tidak diterima dalam proses rekrutmen bisa jadi karena gagal di tahapan interview. Pada proses ini HRD akan menilai semua hal yang tampak dari diri Anda, mulai dari ketepatan waktu, etika, tampilan, cara bicara dan juga pemikiran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari berpenampilan berantakan dan gaya yang kurang sopan karena akan langsung memberikan kesan tidak bagus dan meningkatkan kemungkinan untuk dilewatkan. Selain itu juga perlu dihindari kedatangan yang terlambat atau kurang persiapan wawancara sehingga prosesnya menjawabnya kurang maksimal.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/app.kantorkita.co.id\/register\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4522\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Kenapa-Lamaran-Kerja-Ditolak-HRD-e1686282400193.png\" alt=\"Kenapa Lamaran Kerja Ditolak HRD\" width=\"500\" height=\"281\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Tips :<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tips wawancara kerja secara lengkap dan jelas sudah kami bahas dalam ulasan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/ini-yang-harus-dipersiapkan-untuk-wawancara-kerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Ini yang Harus Dipersiapkan untuk Wawancara Kerja<\/b><\/a><\/li>\n<li><strong><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/tips-wawancara-hrd-dan-contoh-pertanyaannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tips Wawancara HRD Dan Contoh Pertanyaannya<\/a><\/strong><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/7-trik-taklukkan-hrd-perusahaan-saat-interview-kerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>7+ Trik Taklukkan HRD Perusahaan Saat Interview Kerja<\/b><\/a><b>\u00a0<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Tidak Sesuai dengan Kriteria Kandidat Perusahaan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak hal yang diperhatikan HRD ketika melakukan screening kandidat selama masa rekrutmen. Dari skill, kemampuan, karakter dan lainnya. Hal ini untuk mengetahui apakah kandidat adalah pilihan tepat untuk perusahaan dan cocok untuk lingkungan kerja perusahaan, politik perusahaan, pola kerja, skill yang dibutuhkan dan lainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika hal ini tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka HRD akan melepaskan kandidat. Namun jangan berkecil hati jika HRD tidak memberikan kesempatan lanjut, sebab hal ini memang urusan cocok tidak cocok bukan karena kesalahan kandidat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tips :<br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang kita tuliskan cocok tidaknya kandidat dengan perusahaan adalah rezeki dan takdir. Namun jika ada yang perlu diubah untuk hal yang lebih baik maka perbaiki dan kembangkan diri. Misalnya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Perbaiki kemampuan\/skill Anda (kemampuan yang dibutuhkan dalam bidang tersebut)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bersikap terbuka dan fleksibel untuk menerima semua kondisi lingkungan kerja yang umum (komunikatif, kerja sama tim, peraturan perusahaan dan lainya)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Coba lowongan kerja lainya yang dianggap lebih sesuai dan cocok di bidang tersebut.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_4213\" aria-describedby=\"caption-attachment-4213\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/software-absensi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4213\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/1.-Business-Facebook-Ad.png\" alt=\"Software Absensi\" width=\"500\" height=\"262\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/1.-Business-Facebook-Ad.png 1000w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/1.-Business-Facebook-Ad-300x157.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/1.-Business-Facebook-Ad-768x402.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/1.-Business-Facebook-Ad-696x364.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/1.-Business-Facebook-Ad-803x420.png 803w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-4213\" class=\"wp-caption-text\">Software Absensi by Kantor Kita<\/figcaption><\/figure>\n<h3><b>4. Urusan gaji\u00a0\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masuk ke tahap negosiasi gaji, jika hal ini tidak berhasil maka akan menjadi penyebab HRD tidak meloloskan Anda. Misalnya jika Anda menginginkan gaji sekian, namun hal ini tidak sesuai dengan budget gaji yang ditetapkan perusahaan maka akan sulit untuk diterima perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tips :<\/b><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Cari referensi gaji dari berbagai sumber (mantan pekerja, pekerja, website perusahaan tersebut)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan UMR untuk standar gaji<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Berikan alasan logis jika menginginkan gaji di atas angka yang ditetapkan perusahaan\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>5. Overqualified\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain karena kurangnya kriteria sesuai perusahaan dan masalah tampilan, ternyata salah satu alasan kenapa HRD tidak menerima Anda adalah karena overqualified atau kriteria yang Anda miliki melebihi dari kriteria perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenapa hal ini menjadi bahan untuk menolak kandidat? Karena HRD memiliki kekhawatiran tidak bisa memenuhi ekspektasi kandidat seperti gaji, fasilitas, lingkungan kerja dan lain sebagainya. Yang akhirnya ketidaksesuaian ini membuat karyawan yang overqualified mengundurkan diri dengan cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tips : <\/b><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Cari tahu kriteria seperti apa yang dibutuhkan perusahaan <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Cari lowongan kerja\/perusahaan yang sesuai dengan kelas Anda <\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Bersikap terbuka dan menerima jika dalam posisi yang lebih rendah dari kriteria Anda\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi itulah alasan kenapa banyak lamaran kerja ditolak HRD. Ada banyak alasan di dalamnya dari berbagai penyebab.\u00a0 Anda bisa menganalisis apa yang membuat ditolak oleh HRD dengan beberapa kemungkinan di atas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga :<br \/>\n<\/b><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/apa-yang-dicek-hrd-dalam-sosial-media-kandidat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>Apa yang dicek HRD dalam Sosial Media Kandidat?<\/b><\/a><b><br \/>\n<\/b><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/7-tips-cepat-dapat-kerja-bagi-fresh-graduate\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b>7 Tips Cepat Dapat Kerja Bagi Fresh Graduate<\/b><\/a><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Kesimpulan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kesimpulan, penolakan lamaran kerja oleh HRD dapat disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya pengalaman kerja yang relevan, keterampilan yang tidak sesuai, kesalahan dalam menyusun lamaran, dan tidak memenuhi kriteria perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, penolakan tersebut bukan akhir dari segalanya. Kandidat dapat memperbaiki CV, mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan, dan menyusun lamaran dengan lebih baik. Penting untuk tetap positif, belajar dari pengalaman penolakan, dan terus mencoba. Dengan tekad dan perbaikan yang tepat, kesempatan untuk sukses dalam mencari pekerjaan yang diinginkan masih ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah penjelasan tentang alasan lamaran kerja ditolak, semoga bermanfaat!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alasan Kenapa Lamaran Kerja Ditolak HRD Perusahaan\u00a0\u2014 Dalam dunia pencarian kerja, seringkali kita mengalami penolakan dari HRD (Human Resources Department) saat melamar pekerjaan. Keputusan ini dapat membuat frustasi, tetapi penting bagi kita untuk memahami alasan di balik penolakan tersebut untuk evaluasi lamaran kerja selanjutnya.\u00a0 Perlu diketahui juga HRD menolak lamaran kerja bukan karena Anda tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4536,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[96,21,90],"tags":[1459,1458,1460,1461,1456,1454,1457,1455],"class_list":{"0":"post-4521","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-entrepreneurs","8":"category-hrd","9":"category-top-global-news","10":"tag-alasan-kenapa-lamaran-kerja-ditolak","11":"tag-alasan-kenapa-lamaran-kerja-ditolak-hrd","12":"tag-alasan-lamaran-kerja-ditolak","13":"tag-alasan-lamaran-kerja-ditolak-hrd","14":"tag-kenapa-lamaran-kerja-ditolak","15":"tag-kenapa-lamaran-kerja-ditolak-hrd","16":"tag-lamaran-kerja-ditolak","17":"tag-lamaran-kerja-ditolak-hrd"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4521"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4521"}],"version-history":[{"count":16,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4521\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4539,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4521\/revisions\/4539"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4536"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4521"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4521"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4521"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}