{"id":4095,"date":"2023-04-04T09:59:57","date_gmt":"2023-04-04T02:59:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/?p=4095"},"modified":"2023-04-05T10:03:33","modified_gmt":"2023-04-05T03:03:33","slug":"4-cara-hrd-mengatasi-karyawan-yang-bad-attitude","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/4-cara-hrd-mengatasi-karyawan-yang-bad-attitude\/","title":{"rendered":"4 Cara HRD Mengatasi Karyawan yang Bad Attitude"},"content":{"rendered":"<p><b><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/4-cara-hrd-mengatasi-karyawan-yang-bad-attitude\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">4 Cara HRD Mengatasi Karyawan yang Bad Attitude<\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">\u2014 <\/span><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua orang atau karyawan memiliki attitude yang baik, sebagian dari mereka bisa saja memiliki kelakuan yang buruk atau bad attitude. Jika menemukan karyawan seperti ini, jangan buru-buru dipecat. Simak cara HRD mengatasi karyawan yang bad attitude yang bisa dipraktekkan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/tugas-wewenang-dan-tanggung-jawab-hrd-dalam-membantu-perusahaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">HRD bertanggung jawab <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">untuk memastikan karyawan merasa nyaman dan memiliki performa yang baik saat bekerja. Jika ada karyawan yang bad attitude dan mengganggu kenyaman karyawan lain, maka HRD harus segera bertindak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita bahas di ulasan hari ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Rekomendasi Produk : <a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/software-absensi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Software Absensi<\/a>\u00a0<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><b>Contoh Karyawan yang Bad Attitude<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membahas cara mengatasinya, sebaiknya pahami beberapa contoh sikap yang termasuk dalam kategori bad attitude di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_4096\" aria-describedby=\"caption-attachment-4096\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/aplikasi-absensi-android.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4096\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Karyawan-Bad-Attitude.png\" alt=\"karyawan yang bad attitude\" width=\"500\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Karyawan-Bad-Attitude.png 1000w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Karyawan-Bad-Attitude-300x300.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Karyawan-Bad-Attitude-150x150.png 150w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Karyawan-Bad-Attitude-768x768.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Karyawan-Bad-Attitude-696x696.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Karyawan-Bad-Attitude-420x420.png 420w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-4096\" class=\"wp-caption-text\">karyawan yang bad attitude<\/figcaption><\/figure>\n<h2><b>1. Tidak Menghargai Karyawan Lain<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang yang tidak mampu menghargai orang lain akan sangat mudah menimbulkan permusuhan dan kebencian dengan rekan kerjanya. Jika dibiarkan, permusuhan dan kebencian ini akan menimbulkan masalah yang lebih serius yang mengganggu pekerjaan di dalam team maupun perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak contoh praktik tidak menghargai karyawan lain ini, diantaranya adalah egois, ingin menang sendiri, sering mengucapkan kalimat yang buruk, ingin menang sendiri sampai dengan mempengaruhi kondisi kerja sama tim.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merasa benar sendiri dan keras kepala merupakan awal mula dari sikap buruk ini. Orang-orang yang selalu merasa benar cenderung tidak mau mendengarkan pendapat dari orang lain. Mereka beranggapan bahwa pendapatnya yang terbaik, padahal bisa saja itu tidak benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saling menghargai dalam lingkungan kerja merupakan hal penting untuk membentuk <\/span><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/bagaimana-sih-ciri-lingkungan-kerja-yang-baik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">lingkungan kerja yang baik<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, positif dan sehat. Jika ada satu karyawan yang merusak kerukunan lingkungan kerja tentu saja hal ini harus ditindak lanjuti.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Melanggar Peraturan Perusahaan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">HRD dan perusahaan membuat peraturan tentang karyawan dengan pertimbangan yang matang, yang umumnya menguntungkan untuk karyawan dan juga untuk perusahaan sehingga keduanya sama-sama beruntung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya banyak karyawan yang dengan sengaja melanggar peraturan di perusahaan. Jika bentuk pelanggaran seperti ini terus dilakukan tentu saja akan sangat merugikan perusahaan. Misalnya sering datang terlambat, menggunakan <\/span><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/lingkungan-serta-fasilitas-kerja-memepengaruhi-produktifitas-kerja-karyawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">fasilitas kerja <\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">perusahaan diluar kepentingan kerja dan perilaku tidak tertib juga disiplin lainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal seperti ini juga dapat mengganggu kinerja karyawan lain maupun kinerja tim karena harus membackup pekerjaan karyawan tersebut. Praktik seperti ini memang seharusnya segera di tindak lanjuti.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Curang dalam Hal Keuangan\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dunia kerja menemui karyawan yang melakukan kecurangan terhadap keuangan perusahaan bukan hal yang sedikit kita temui. Namun tentu saja perbuatan tidak terpuji ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Untuk itulah perusahaan memerlukan pengawasan dan audit keuangan pada tim-tim atau bagian yang banyak bekerja dengan uang perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada banyak jenis bentuk bad attitude dalam dunia kerja, poin di atas hanyalah beberapa diantaranya. Namun jika banyak ditemui perilaku tidak menyenangkan karyawan di perusahaan yang sudah melanggar aturan, hal ini menjadi hal yang harus diperbaiki. Dan HRD juga manajemen perusahaan berhak untuk mencari solusi jika karyawan seperti ini sudah sangat mengganggu karyawan lain, team atau perusahaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga : <a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/politik-kantor-penjelasan-dan-cara-menghadapinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Politik Kantor<\/a>\u00a0<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><b>Cara HRD Mengatasi Karyawan yang Bad Attitude<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh HRD untuk mengatasi karyawan berkelakuan buruk atau bad attitude.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>1. Buat Dokumentasi\/Catatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buatlah dokumentasi atau catatan mengenai hal-hal buruk yang dilakukan karyawan bad attitude di perusahaan. Hal ini dimaksudkan sebagai bukti saat HRD menegur dan karyawan tersebut membela diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan adanya bukti yang kuat berupa dokumentasi atau catatan seperti ini, perdebatan yang tidak perlu pun bisa dihindari.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>2. Ajak Diskusi Tanpa Melibatkan Pihak Lain<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalau sudah mengumpulkan bukti-bukti berupa dokumentasi atau catatan, sekarang adalah waktunya untuk memanggil karyawan bad attitude tersebut. Ajaklah meeting 4 mata untuk berdiskusi tanpa harus melibatkan pihak lain.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_4098\" aria-describedby=\"caption-attachment-4098\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/panduan.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4098\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/strict-asian-lady-controlling-subordinate-office.jpg\" alt=\"cara mengatasi karyawan yang bad attitude\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/strict-asian-lady-controlling-subordinate-office.jpg 1000w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/strict-asian-lady-controlling-subordinate-office-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/strict-asian-lady-controlling-subordinate-office-768x511.jpg 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/strict-asian-lady-controlling-subordinate-office-696x464.jpg 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/strict-asian-lady-controlling-subordinate-office-631x420.jpg 631w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-4098\" class=\"wp-caption-text\">cara mengatasi karyawan yang bad attitude<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap ini, HRD bisa menggali dan mencari tahu penyebab dari hal buruk yang dilakukannya. Dengan begitu, HRD bisa mencari solusi yang tepat untuk menanganinya.<\/span><\/p>\n<h2><b>3. Menilai dengan Objektif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam menghadapi atau menangani karyawan yang bad attitude, HRD harus memiliki penilaian yang objektif. Jangan berpihak pada siapapun dan bersikaplah dengan bijak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika karyawan bad attitude tersebut memang melakukan kesalahan, berilah sanksi yang sesuai. Langkah ini wajib diambil agar tidak menimbulkan kecemburuan di kalangan karyawan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>4. Berikan Kesempatan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, HRD bisa memberikan kesempatan pada karyawan bad attitude untuk memperbaiki dirinya. Salah satunya adalah membuat performance improvement plan untuk melihat peningkatan kinerjanya di beberapa waktu mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski diberi kesempatan, HRD juga harus tegas pada karyawan yang bad attitude. Jika sudah diberi kesempatan dan mengulangi lagi kesalahannya, maka harus ada sanksi untuk diberikan kepadanya.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga : <a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/tugas-wewenang-dan-tanggung-jawab-hrd-dalam-membantu-perusahaan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tugas Wewenang dan Tanggung Jawab HRD dalam Membantu Perusahaan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><b>Kesimpulan\u00a0<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa<\/span><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/4-cara-hrd-mengatasi-karyawan-yang-bad-attitude\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><b> cara HRD mengatasi karyawan yang bad attitude<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti di atas bisa dipraktikkan di perusahaan apapun. Jika sudah melakukan semua caranya, tapi masih belum ada perubahan, tidak ada salahnya untuk membuat keputusan lain seperti melakukan <\/span><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/ketentuan-phk-dan-penghitungan-pesangon-karyawan-2022\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">PHK karyawan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika penjelasan diatas tentang HRD mengatasi karyawan yang bad attitude maka untuk membantu mengelola pekerjaan HRD bisa menggunakan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">aplikasi HR<\/a>\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dari Kantor Kita. Aplikasi khusus HR yang fiturnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan HR juga seperti mengelola absensi dan data absensi sampai dengan payroll dan <\/span><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/slip-gaji-digital\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">slip gaji digital<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_3734\" aria-describedby=\"caption-attachment-3734\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/biaya.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3734\" src=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/slip-gaji.png\" alt=\"Slip Gaji Digital\" width=\"500\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/slip-gaji.png 1000w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/slip-gaji-300x300.png 300w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/slip-gaji-150x150.png 150w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/slip-gaji-768x768.png 768w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/slip-gaji-696x696.png 696w, https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/slip-gaji-420x420.png 420w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3734\" class=\"wp-caption-text\">Slip Gaji Digital<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekian informasi hari ini, semoga bermanfaat!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>4 Cara HRD Mengatasi Karyawan yang Bad Attitude \u2014 Tidak semua orang atau karyawan memiliki attitude yang baik, sebagian dari mereka bisa saja memiliki kelakuan yang buruk atau bad attitude. Jika menemukan karyawan seperti ini, jangan buru-buru dipecat. Simak cara HRD mengatasi karyawan yang bad attitude yang bisa dipraktekkan berikut ini. HRD bertanggung jawab untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4097,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[21,1,102],"tags":[1300,1301,1297,1299,1298],"class_list":{"0":"post-4095","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-hrd","8":"category-lainnya","9":"category-tips-kerja","10":"tag-bad-attitude","11":"tag-cara-hrd-mengatasi-karyawan","12":"tag-cara-mengatasi-karyawan-buruk","13":"tag-karyawan-bad-attitude","14":"tag-mengatasi-karyawan-bad-attitude"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4095"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4095"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4095\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4101,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4095\/revisions\/4101"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.kantorkita.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}